Ditantang Bupati Deliserdang, BUMD BPJ Geluti Bisnis Perumahan Subsidi

Deny mengatakan, konsep perumahan subsidi yang dibangun bukanlah seperti kebanyakan rumah subsidi pada umumnya yang berjejer panjang

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/Indra Gunawan
DIPUTUS PLN - Seorang pria duduk di atas sepeda motornya di depan gedung Grha Bhineka Perkasa Jaya Lubuk Pakam Selasa (31/3/2026) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - PT Bhineka Perkasa Jaya (BPJ) memastikan segera membangun ratusan unit rumah subsidi di kawasan Tanjung Morawa. 

Ini merupakan bisnis usaha properti pertama yang dijalankan oleh BUMD Deliserdang tersebut. Hal ini sesuai dengan tantangan yang diberikan Bupati Deliserdang, dr Asri Ludin Tambunan. 

"Kemungkinan bulan depan progres pembangunan. Lokasinya perumahan kita ada di Desa Dalu X dan Ujung Serdang. Kurang lebih 160 unit dululah ini (tahap pertama dibangun)," ujar Direktur Utama PT BPJ, Deny Reza, Selasa (21/4/2026). 

Deny mengatakan, konsep perumahan subsidi yang dibangun bukanlah seperti kebanyakan rumah subsidi pada umumnya yang berjejer panjang. Untuk khasnya, rumah yang dibangun PT BPJ ini model couple 2. Meski modelnya beda namun untuk harga diyakini sama dengan perumahan lainnya. 

"Iya buat modelnya couple 2 dan ada pintu samping. Kalau seperti itu kan udara yang masuk ke dalam rumah lebih bagus. Harganya tetap seperti yang ditetapkan pemerintah Rp 166 juta untuk satu unitnya," kata Deny. 

Baca juga: Tawarkan KEK Sei Mangkei dan BRT ke Jepang, PT Hankyu Hanshin Fokus pada Properti dan Residensial

Karena bisnis properti ini adalah usaha baru dan merupakan tantangan dari Bupati, Deny Reza menyebut belum tertarik mengelola dan menjalankan usaha di gedung Eks Delimas Plaza.

Menurutnya, untuk memulai usaha tidak bisa semua mau dikerjakan. Apalagi mengelola usaha plaza perlu ada persiapan yang cukup matang. 

"Bisa saja sebenarnya (memanagemeni plaza) cuma kita kan harus betul-betul matang. Kalau mau memulai bisnis itu satu satu dulu nggak bisa langsung. Sekarang kita konsen untuk perumahan dululah seperti yang disampaikan Pak Bupati (coba bisnis properti). Target kita itu dulu saat ini," bilang Deny. 

Deny melihat, sebenarnya gedung Eks Delimas Plaza punya potensi untuk bisa dihidupkan kembali dan menjadi tempat liburan masyarakat. Namun untuk mengelolanya harus ada persiapan yang matang karena mulai dari pengelolaan keamanan parkir dan fasilitas lainnya yang harus benar-benar dipikirkan. 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved