Breaking News:

Tahanan Kabur saat Berlangsung Ibadah, Begini Akhir Pelarian 2 Warga Binaan Lapas Gunung Sitoli

Sebelumnya, kedua pria ini nekat kabur dari lapas Kelas IIB, saat berlangsungnya ibadah pada Minggu (31/5/2020) lalu.

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa | Editor: Salomo Tarigan
HO/tri bun medan
Lapas Gunung Sitoli dan lokasi kaburnya warga binaan, Senin (1/6/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, GUNUNGSITOLI-Risman Boyz Zebua dan Harris Gulo, dua warga binaan lembaga Permasyarakatan Kelas IIB, Gunung Sitoli, berhasil ditangkap.

Sebelumnya, kedua pria ini nekat kabur dari lapas Kelas IIB, saat berlangsungnya ibadah pada Minggu (31/5/2020) lalu.

Namun, pelarian kedua pria ini kandas saat ditangkap di perkebunan warga di Desa Simandrolo, Kecamatan Gunung Sitoli, Kota Gunung Sitoli, Kamis (4/6/2020), kemarin.

Kepala Lapas Kelas II B Gunungsitoli Soetopo Berutu mengatakan, dua warga binaan yang sebelumnya kabur sudah berhasil ditangkap.

"Mereke bersembunyi di perkebunan warga di Desa Simandrolo, Kecamatan Gunung Sitoli, Kota Gunung Sitoli, Kamis sore," ujarnya, Jumat (5/6/2020).

Dalam keberhasilan penangkapan kedua warga binaan ini setelah petugas gabungan melakukan pengepungan skala besar yang melibat seluruh petugas termasuk petugas TNI/Polri.

Lanjut Soetopo, pengepungan dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi lokasi keberadaan kedua warga binaan tesebut.

"Kami berhasil mengamankan kedua warga binaan tersebut. Selanjutnya, kedua dibawa ke Mapolres Nias untuk menjalani proses pemeriksaan terkait motif kedua melarikan diri," ungkapnya.

Dibawa ke Polres, sambungnya untuk mengetahui motif, kemana mereka melarikan diri, dan sebagainya.

"Setelah kita tangkap, sesuai permintaan Kapolres Nias kepada tim Lapas Gunungsitoli, dua warga binaan tersebut dibawa ke Mapolres Nias diminta keterangan apa motif melarikan diri dan kemana tujuan selanjutnya," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved