Jelang UTBK-SBMPTN 2020, Rektor USU Pastikan Siap Terapkan Protokol Covid-19

Universitas Sumatera Utara (USU) akan menjadi satu dari beberapa lokasi pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020

Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/ Risky Cahyadi
Universitas Sumatera Utara. (Tribun-Medan.com/ Risky Cahyadi) 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Universitas Sumatera Utara (USU) akan menjadi satu dari beberapa lokasi pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020 yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 hingga 12 Juli mendatang.

Pihak USU mengklaim telah menyiapkan protokol yang ketat dalam pelaksanaan ujian bulan depan.

Dalam siaran pers Humas USU yang dirilis Senin (8/6/2020) disampaikan bahwa protokol kesehatan yang akan diterapkan akan disesuaikan dengan instruksi yang telah digariskan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Bahwa peserta wajib mengikuti SOP protokol kesehatan sebelum masuk, pada saat pelaksanaan, dan sesudah ujian.

Penerapan itu antara lain adanya jarak antar peserta, mewajibkan penggunaan masker bagi para peserta, pemeriksaan suhu tubuh dan cuci tangan sebelum memasuki ruangan.

Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu, SH, M Hum, menegaskan hal itu dalam siaran pers terkait UTBK-SBMPTN 2020 yang pendaftarannya telah dibuka pada tanggal 2 Juni 2020 lalu dan akan berlangsung hingga 20 Juni 2020 mendatang.

"Pada tahun akademik 2020/2021 ini, Universitas Sumatera Utara memberikan peluang kelulusan kepada para peserta sesuai dengan daya tampung USU pada jalur SBMPTN ini yakni sebanyak 3.138 orang," ujar Runtung.

Dijelaskannya, sebagaimana pelaksanaan pada UTBK tahun sebelumnya, maka peserta yang mendaftar untuk UTBK-SBMPTN 2020 disyaratkan telah memiliki akun LTMPT dan membayar biaya ujian sebesar Rp 150 ribu untuk kategori Saintek dan Soshum.

Pada Ujian UTBK 2020, materi yang diuji hanya Tes Potensi Skolastik (TPS).

Alur Pendaftaran

Adapun alur pendaftaran UTBK -SBMPTN dimulai dengan pendaftaran melalui laman portal ltmpt.ac.id yang mana nantinya siswa dapat memilih pusat UTBK sebagai lokasi ujian dan mendapatkan nomor peserta setelah melakukan pembayaran pada bank mitra (Bank Mandiri, BNI dan BTN).

Langkah selanjutnya adalah peserta mendaftar SBMPTN untuk memilih program studi yang diminati, mengunggah portofolio jika perlu, lalu menyimpan permanen nomor ujian serta mengunduhnya untuk keperluan pelaksanaan UTBK.

"Ada 30 sesi yang akan digelar dalam pelaksanaan UTBK – SBMPTN 2020. Semua dilakukan pada waktu yang sama, di mana dalam satu hari terdapat 4 sesi ujian, kecuali hari Jum’at yang hanya menggelar 2 sesi ujian. Juga tersedia sesi khusus tunanetra (buta) pada sesi ke-10 (7 Juli 2020)," ujar Kepala Kantor Humas Promosi dan Protokoler USU Elvi Sumanti.

Diterangkannya, untuk peserta tunanetra, akan ditempatkan dalam ruang bersama dan eksklusif. Pelaksanaan ujian untuk peserta tunanetra akan menggunakan screen reader. Sementara peserta tunadaksa (lumpuh) akan ditempatkan bersama peserta regular lainnya, tetapi pada lokasi yang mudah dijangkau.

"Sebagai universitas yang masuk dalam 10 besar Universitas paling diminati di seluruh Indonesia, untuk UTBK tahun ini USU menyediakan 66.310 kursi ujian bagi calon peserta yang akan mengikuti ujian," tambahnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved