KABAR BAIK Kombinasi Obat Dasar Covid-19 Buatan Indonesia Ditemukan, Berikut Penjelasannya
Obat-obat tersebut juga telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sehingga aman dikonsumsi.
Nizam mengungkapkan perguruan tinggi melakukan berbagai kolaborasi riset untuk pemenuhan berbagai perlengkapan medis yang sangat dibutuhkan untuk penanganan pandemi Covid-19.
"Kita mendorong perguruan tinggi untuk melakukan riset terapan baik itu APD maupun alat-alat kesehatan, obat-obatan. Dan kita bersinergi dengan Kemenristek," ucap Nizam.
Hasil dari riset dan pengembangan perguruan tinggi adalah pembuatan ventilator untuk pasien corona.Institut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan ventilator dengan nama Vent-I.
Ventilator dengan kemampuan Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) ini saat ini telah masuk fase produksi bekerja sama dengan PT Dirgantara Indonesia.
Lalu ada Ventindo, ventilator hasil pengembangan Universitas Gadjah Mada.
Ventilator dengan kemampuan Sincronized Intermitten Mandatory Ventilation (SIMV).
Ventilator ini dapat digunakan untuk membantu pernafasan pasien yang dirawat di ruang ICU.
Saat ini kolaborasi berbagai perguruan tinggi dengan lembaga penelitian juga telah mengembangkan berbagai Tes Kit untuk deteksi Covid-19 antara lain RT-LAMP, RI-GHA19, dan berbagai perangkat deteksi Covid-19.
(tribun network/van/fah/mal)
• 5 Fakta Riwayat Penyakit yang Diderita Aktor Senior Henky Solaiman sebelum Meninggal Dunia
• TONTON Video ABK Indonesia Disiksa di Kapal Lu Qing Yuan Yu 623, Mayatnya Dibuang di Laut Somalia
• VIRAL Video Detik-detik ABK Indonesia Disiksa, Jasadnya Dibungkus Lalu Dibuang di Laut Somalia
• Amerika Serikat Targetkan Sudah Akan Memiliki 300 Juta Dosis Vaksin pada Akhir 2020
Artikel telah tayang di Serambinews.com dengan judul:Obat Corona Dijual Bebas Bulan Agustus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/obat-covid-19.jpg)