TERUNGKAP, 988 Nama Masuk Data Tapi Tak Terima BST Rp 600 Ribu, Kepala Dinsos Samosir Diperiksa
Unit Tipikor Polres Samosir terus mendalami dugaan penyelewengan bantuan sosial tunai (BST) bagi masyarakat terdampak Covid-19
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Warga terdampak Covid-19 mendatangi kantor Lurah Tuktuk Siadong, Samosir, lantaran tak mendapatkan BST dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI, beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara Kombes Rony Samtana membenarkan adanya penyelidikan terkait dugaan penyelewengan dana bansos di tujuh daerah kabupaten/kota.
"Iya, sekarang ada dua daerah lagi yang kita selidiki kasus dugaan penyelewengan dana bansos. Awalnya lima sekarang menjadi tujuh. Dua daerah ini adalah Kabupaten Langkat dan Dairi," kata Rony.
(Jun-tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/warga-samosir-protes-bst.jpg)