Harga Mobil Bekas di Medan Turun, Penjualan Ikut Mandek
Penurunan harga mobil bekas ini sudah terjadi sejak Maret 2020.Penyusutannya bisa terjadi sekitar lima persen tergantung tahun dan merek mobilnya.
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Hal serupa juga dikatakan pemilik salah satu showroom mobil bekas di daerah Ringroad Arif. Ia mengatakan penurunan harga mobil terjadi di kisaran Rp 5 juta sampai Rp 10 juta.
"Kita menyediakan semua merek mobil. Paling dicari mobil keluarga, tapi ini penjualan juga sepi. Malah yang mau jual mobil banyak, tapi kami enggak beli karena stok juga masih banyak," katanya.
• Berita Foto: Bisnis Mobil Bekas Kian Lesu, Penjualan Menurun Hingga 80 Persen
Ia mengatakan kebanyakan masyarakat yang ingin menjual mobilnya biasanya untuk memenuhi kebutuhan biaya hidup karena tidak bekerja lagi.
"Tapi pagi ada yang datang mau jual mobilnya karena di PHK. Ada juga pengemudi taksi online yang jual mobilnya karena sudah susah dapat orderan," katanya.
Meski begitu, ia mengatakan masih ada yang melakukan kunjungan ke showroomnya. Namun hanya untuk mengetahui harga dan pasaran mobil bekas saja. Selain melakukan pemasaran secara offline, ia juga menjual mobil di situs jual beli dan media sosial.
"Sekarang lebih banyak pembelian dari situs belanja online, Instagram, Facebook, dan lain sebagainya. Tapi kita tetap ada penjualan kok, hanya saja menurun lah hingga 50 persen," pungkasnya. (sep/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mobil-bekas-endita.jpg)