Sumut Deflasi 0,07 Persen, Bawang Merah Andil Deflasi Tertinggi

Dari lima kota IHK di Sumatera Utara, tiga kota IHK deflasi, yaitu Pematangsiantar sebesar 0,13 persen, Medan 0,09 persen, dan Sidimpuan 0,02 persen.

TRIBUN MEDAN/HO
KEPALA BPS Sumatera Utara Syech Suhaimi dalam paparan Berita Resmi Statistik yang dilakukan secara streaming di kanal Youtube BPS Provinsi Sumatera Utara, Rabu (1/7/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Pusat Statistik Sumatera Utara (BPS Sumut) mencatat Sumatera Utara mengalami deflasi 0,07 persen pada Juni 2020.

Dari lima kota IHK di Sumatera Utara, tiga kota IHK deflasi, yaitu Pematangsiantar sebesar 0,13 persen, Medan sebesar 0,09 persen, dan Padangsidimpuan sebesar 0,02 persen.

“Sementara dua kota lainnya inflasi, yaitu Sibolga sebesar 0,13 persen; dan Gunung Sitoli sebesar 0,22 persen. Dengan demikian, gabungan 5 kota IHK di Sumatera Utara pada Juni 2020 deflasi 0,07 persen,” ujar  Kepala BPS Sumatera Utara Syech Suhaimi dalam paparan Berita Resmi Statistik yang dilakukan secara streaming di kanal Youtube BPS Provinsi Sumatera Utara, Rabu (1/7/2020).

Koordinator Penanganan Covid-19 RSUP Haji Adam Malik Sebut Tenaga Medis Harus Saling Menguatkan

Dari 24 kota IHK di Pulau Sumatera, 16 kota tercatat inflasi.

Inflasi tertinggi di Tembilahan sebesar 1,13 persen dengan IHK sebesar 105,86 dan terendah di Bandar Lampung sebesar 0,03 persen dengan IHK sebesar 104,81.

Sementara deflasi tertinggi terjadi di Meulaboh sebesar 0,19 persen dengan IHK sebesar 106,69 dan terendah di Padangsidimpuan sebesar 0,02 persen dengan IHK sebesar 105,38.

Pertama Kali Dalam Sejarah, Peringatan Hari Jadi Medan ke-430 Dilakukan Secara Virtual

“Deflasi kita jauh dibawah nasional yang mengalami inflasi 0,18 persen. Dari ratusan komoditas yang kita pantau, yang sangat dominan terjadi kenaikan harga adalah daging ayam ras memberi andil inflasi terbesar sebesar 0,17 persen diikuti tomat, tarif kendaraan roda 2 online, udang basah, ikan tongkol/ikan ambu-ambu, telur ayam ras, ketimun, buah pir, daun bawang, dan tarif kendaraan roda 4 online,” katanya.

Sementara beberapa komoditas yang dominan mengalami penurunan harga dan memberi andil deflasi yang besar adalah bawang merah sebesar 0,08 persen diikuti ikan dencis, bawang putih, angkutan udara, gula pasir, minyak goreng, cabai merah, shampo, air kemasan, dan buah naga. (sep/tribun-medan.com)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved