Warga Madina Kembali Blokade Jalinsum, Personel Brimob Diturunkan 2 SST
Warga Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara , kembali melakukan aksi blokade Jalinsum
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Warga Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara , kembali melakukan aksi blokade jalan lintas Sumatera (Jalinsum), Kamis (2/7/2020).
Namun, aksi kali ini bukan dilatari Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan pengunduran diri kepala desa (kades).
Melainkan adanya dua warga yang diamankan terkait aksi unjuk rasa berujung ricuh beberapa hari lalu.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, petugas kepolisian mengamankan dua orang yang diduga pelaku pembakaran mobil.
Terkait aksi blokade Jalinsum ini, Satuan Brimob Polda Sumut kembali menurunkan pasukan untuk melakukan pengamanan.
Sebanyak 2 satuan setingkat pleton (SST) atau 66 personel telah diturunkan ke lokasi.
"Mendengar ada aksi kami langsung mengirimkan personel yang ada di Batalyon C Sipirok sebanyak 2 SST. Pasukan sudah berada di Polres Madina," kata Kabag Ops Sat Brimob Polda Sumut Kompol Heriyono.
• Detik-detik ASN Medan Kepergok Selingkuh di Kamar Hotel Bersama Perempuan Muda Berusia 20 Tahun
Sebelum melakukan pengamanan, lanjut Kompol Heriyono, petugas melaksanakan apel kesiapsiagaan di lapangan Polres Madina.
"Selaku pengambil apel Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi. Dilanjutkan pengarahan oleh Kabag Ops Polres Madina Kompol Toni Irwansyah, mengingat situasi belum kondusif di mana mana massa masih menutup jalan. Dan atas petunjuk Kapolres, personel menunggu hasil rapat dengan Forkopimda Kabupaten Madina," ujarnya.
Diketahui, pada Senin(29/6/2020) lalu, ratusan warga Desa Mompang Julu, berunjuk rasa memprotes pembagian BLT senilai Rp 600 ribu yang bersumber dari dana desa,
Aksi demo berujung ricuh. Massa melakukan blokade jalan lintas Sumatera (Jalinsum) dan pembakaran di tengah jalan.
Massa yang diperkirakan berjumlah 300-an orang membakar dua mobil dan satu sepeda motor.
Kendaraan yang dibakar yakni mobil dinas Wakapolres Madina, Suzuki Baleno dan sepeda motor milik warga sipil.
Selain itu, warga juga melempari batu dan kayu ke arah personel kepolisian yang melakukan pengamanan.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, enam personel kepolisian terluka akibat kena lemparan batu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/personel-brimob-apel-kesiapan-pengamanan-di-mapolres-madina.jpg)