SMeCK Hooligan Kecam Dualisme PSMS
Digeruduk SMeCK Hooligan, Begini Penjelasan Pengurus PSMS Versi RAB
Mereka menggeruduk Pengurus PSMS versi RAB yang tengah menggelar acara Silaturahmi dengan Anggota Klub dan Mantan Pemain PSMS di Cafe Wali.
Penulis: Ilham Fazrir Harahap | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Konflik PSMS Medan kembali terjadi.
Setelah Pengurus PSMS versi Rapat Anggota Biasa (RAB) terbentuk dan diketuai Adi Saputra, membuat kelompok suporter SMeCK Hooligan bertindak.
Mereka menggeruduk Pengurus PSMS versi RAB yang tengah menggelar acara Silaturahmi dengan Anggota Klub dan Mantan Pemain PSMS di Cafe Wali, Jalan STM, Sabtu (4/7/2020) siang.
Puluhan anggota SMeCK datang untuk mengecam dualisme di tubuh PSMS.
Mereka meminta PSMS dikelola oleh satu saja.
Mendapat aksi suporter itu, pengurus PSMS pun memberikan klarifikasinya. Ketua Harian PSMS, Jangga Siregar mengatakan aksi SMeCK sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap PSMS agar tidak terperosok ke Liga 3.
• 5 Poin Tuntutan SMeCK Hooligan, terkait Dualisme PSMS dan Pengurus PSMS Versi RAB
"Mereka berpikir kegiatan kita ini ilegal. Tujuan kita dalam hal ini sesuai spanduk yang sudah tertera, mengadakan silaturahmi dan ramah tamah dengan Mantan pemain. Kami sudah mendapat dukungan dari 40 klub dan juga mantan-mantan PSMS. Jadi kami di sini ingin memajukan PSMS," ungkapnya.
Kemudian, Ketua Umum PSMS versi RAB, Adi Saputra juga sempat berdialog dengan puluhan anggota SMeCK Hooligan. Dia mengatakan misi PSMS dengan SMeCK Hooligan sama-sama memajukan PSMS.
"Saya di sini terpilih berdasarkan hasil pemilihan anggota klub PSMS. Tujuan kami di sini untuk menjadikan PSMS klub terbaik di Indonesia. Misi kita, sama dengan kalian, memajukan PSMS," ujar Ardi dihadapan SMeCK Hooligan.
Mendengar penjelasan dari Ketua Adi Saputra, Ketua SMeCK Hooligan yang berdialog sevara tetap muka langsung meminta inti dari terbentuknya kepengurusan tersebut.
• VIDEO Debat Panas Ketum PSMS Versi RAB dengan Ketum SMeCK Hooligan
"Sudah lah intinya saja sampaikan sama kami, apa maksud dan tujuan kalian bentuk pengurus PSMS ini. Kalau kalian mau memajukan PSMS silahkan ke Kebun Bunga duduk bareng, jangan buat konflik seperti ini," kata Lawren.
Menjawab pertanyaan Lawren, Adi mengaku sudah menyurati Gubernur Sumut untuk pembentukan pengurus tersebut. Namun tidak mau diakui oleh Gubernur.
"Kami sudah sampaikan surat kemarin kepada Gubernur beberapa kali. Tapi tidak mau mengakui. Maksud dan tujuan kami ini untuk memajukan PSMS," jawabnya.(lam/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/smeck-demo-1.jpg)