Hati Pasutri Ini Hancur, Mengira Hanya Bintik Nyamuk di Pelipis Bayinya, Ternyata Divonis Tumor Otak

Karena keterbatasan ekonomi hingga kini mereka belum bisa mengajak anaknya ke RSUD Ruteng.

Tayang:
KOMPAS.com/MARKUS MAKUR
Seorang bayi 10 bulan mengalami tumor di pelipis kirinya hingga benjolan besar menutup sebagian mata kirinya, telinga dan kepalanya. 

TRI BUN-MEDAN.com -  Terkadang orangtua menganggap biasa saja suatu tanda atau gejala yang muncul pada tubuh si kecil.

Padahal, tanda itu bisa jadi awal dari adanya penyakit mematikan pada tubuh si kecil.

Hal inilah yang dialami oleh seorang bayi berikut ini.

Kesedihan saat ini dirasakan pasangan suami istri Agustinus Ndelos dan Susantiana Abul, warga Kampung Merah, Desa Golo Tolong, Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

Kantor BPJS Medan Tutup, Layanan Tetap Bisa Melalui WA dan Call Center di 1500 400

Pasalnya, anaknya bernama Tesiana Anur (10 bulan) didiagnosa dokter terkena tumor.

Karena keterbatasan ekonomi hingga kini mereka belum bisa mengajak anaknya ke RSUD Ruteng.

"Kami belum punya uang untuk pengobatan anak kami. Kami juga keluarga miskin yang hidupnya sederhana saja.

Kami minta belaskasihan sesama yang memiliki rejeki lebih agar putri kami bisa sembuh," kata Susantiana Abul, ibunda Tesiana, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (12/7/2020) malam.

Diceritakan Susantiana, awalnya ia dan suaminya mengira anaknya hanya digigit nyamuk di pelipis kiri.

Namanya Gli, Kucing Satu-satunya yang Diperbolehkan Masuk Hagia Sophia, Suka Hangatnya Mimbar Masjid

Sambungnya, Bintikkan merah itu ada sejak Tesiana berusia satu minggu setelah lahir.

"Kami pikir itu bintik merah karena gigitan nyamuk," ujarnya.

Namun, seiring berjalannya waktu bintik merah tersebut terus membesar hingga telinga.

Darmaida Sidabutar, Korban Jambret di Jalan Sutrisno Merasa Kasihan Dengar Pelaku Ditembak Polisi

Karena keterbatasan biaya, pasutri ini pun mengajak anaknya berobat ke dukun. Namun tidak membuahkan hasil.

Kata Susantiana, saat anaknya berusia tiga bulan, mereka sempat membawa Tesiana ke RSUD Ben Mboi di Ruteng dan saat itu diagnosa dokter anaknya hanya sesak napas.

Namun, saat anaknya berusia lima bulan, kata Susantiana, muncul benjolan di mata kirinya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved