Cerita Nurul Happy, Gadis Aceh Bertemu dengan Ayahnya, Setelah 19 Tahun Diduga Tewas Akibat Tsunami

Sang gadis aceh yang bernama Nurul Happy Zandraa (19) dianggap ayahnya sudah tewas tersapu gelombang tsunami.

Harian Metro
Seorang gadis berusaha mencari ayahnya yang berada di Malaysia, sejak lahir ia belum bertemu dengan ayah kandungnya karena terpisah setelah tragedi Tsunami 2004 silam. 

Ibu kandungnya Suryati sebagai TKW (Tenaga Kerja Wanita) di Malaysia.

Sehingga menikah dengan Abah atas nama Rahim yang tinggal di kawasan Kulim Kedah Malaysia.

"Iya benar. Saya baru lahir pada Januari 2001. Namun sejak lahir, saya tidak pernah bertemu langsung dengan Abah. Namun sesuai cerita ibu, komunikasi Abah dengan ibu saat itu tetap lancar walaupun melalui surat." kataya.

Pada 26 Desember 2004, lanjut kisahnya, Abah pikir kami sudah meninggal.

Karena saat mau dikirim surat, pihak jasa pengirim di Malaysia menolak, karena tidak tahu lagi alamatnya.

Karena informasi di sana (Malaysia), Aceh habis terkena tsunami.

“Awalnya cuma mencari nama Abah yakni Rahim melalui media sosial, baik itu facebook maupun instagram. Namun tidak ketemu. Sehingga sekitar awal tahun ini, saya mulai mencari akun instagram warga Keudah Malaysia,” ceritanya.

Sehingga pada Senin lalu (6 Juli 2020) pagi, saya kirim pesan ke sebuah akun instagram, yakni akun Kak Liana warga Keudah.

“Alhamdulillah Kak Liana mau membantu. Sehingga saya kirim data tentang Abah, baik itu foto sama ibu ataupun foto Abah sama keluarganya di Malaysia,” sebutnya.

Selanjutnya, data yang saya kirim di posting Kak Liana melalui akun Twitternya.

Sehingga ada orang yang kenal sama Abah saat melihat postingan di twitter Kak Liana.

Selanjutnya orang tersebut mengirim nomor telepon Abah ke Kak Liana.

“Setelah Kak Liana memastikan itu benar Abah, dan itu nomornya pun dikirim ke saya," ucapnya.

Pimpinannya Positif Covid-19, Begini Suasana Kantor PDAM Tirta Deli dan Kantor BPKA Deli Serdang

Sebagaimana kisahnya sebelumnya diketahui, seperti hidup kembali, begitulah yang dirasakan oleh Rahim Said (52), setelah menemukan anak dan istrinya yang sebelumnya diduga telah meninggal akibat tsunami di Aceh tahun 2004.

Istri dan anaknya ternyata masih hidup dan dalam keadaan sehat.

Halaman
1234
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved