Remaja 13 Tahun Seret Biawak Hidup-hidup, Berharap Simpati Warganet, Berujung Diamankan Polisi
Dalam video tersebut, ia dan rekannya menyeret biawak di jalan raya dengan kendaraan roda dua. Biawak yang berukuran 1,5 meter itu masih hidup.
TRI BUN-MEDAN.com - Seorang YouTuber asal Desa Lar Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura kini harus berurusan dengan polisi, Senin (13/7/2020).
YouTuber bernama Abdullah (30) itu membuat konten yang kurang pantas.
Konten yang diunggahnya membuat pengguna media sosial geram.
Ia membuat konten yang memuat unsur penyiksaan hewan.
Konten tersebut diunggahnya di channel YouTubenya, Abdullah Sampang, dengan jumlah subscriber 2,52 ribu.
Kini ia harus diamankan oleh Polres Sampang.

Abdulloh (tengah) saat berada di Mapolres Sampang, Senin (13/7/2020). (TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA)
Abdullah membuat konten berdurasi 3,21 menit.
Dalam video tersebut, ia dan rekannya menyeret biawak di jalan raya dengan menggunakan kendaraan roda dua.
Biawak yang berukuran 1,5 meter itu masih hidup.
Video yang diupload pada 1 Juli 2020 itu menjadi atensi khusus Satlantas Polres Sampang.
Video itu dinilai tidak memiliki unsur penyiksaan, tetapi juga membahayakan pengendara lain.
Kasatlantas Polres Sampang, AKP Ayip Rizal mengatakan, dirinya tidak mau berawal dari keusilan Abdullah bermain biawak di tengah jalan menjadi malapetaka bagi pengendara lain.
"Pada saat itu jalan raya yang digunakan merupakan jalan utama.
Seandainya ada pengguna jalan yakni seorang ibu-ibu pastinya kan kaget saat lihat biawak.