Bobby Nasution Vs Akhyar Nasution, Djarot: PDIP Tak Akan Koalisi dengan PKS dan Demokrat
Teka teki mengenai rekomendasi PDIP untuk calon orang nomor wahid di Kota Medan, mulai terkuak.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Juang Naibaho
Kunjungan itu dilakukan Akhyar jelang pengumuman nama-nama calon kepala daerah yang diusung oleh PDI-Perjuangan,
Akhyar mengatakan, sudah menjalani komunikasi yang lama dengan PKS untuk bersama-sama maju dalam Pilkada Medan.
"Saya datang tidak pada detik-detik terakhir pengumuman 15 nama, komunikasi sudah panjang dan lama," kata dia, usai rapat dengan pengurus DPW PKS.
Ia mengatakan, sejauh ini dirinya memiliki kesepahaman dengan PKS untuk membenahi kota Medan dalam pilkada Desember mendatang.
"Silaturahmi, terjadi kesepahaman bersama menghadapi kota Medan bersama. Dan kita akan jalan bersama-sama," katanya.
Hingga saat ini, Akhyar tidak mengetahui apakah akan dipasangkan dengan siapa untuk maju pada pilkada Medan.
Sebab, PKS sebelumnya mendeklarasikan Salman Alfarisi untuk maju sebagai calon Wali Kota Medan.
Menurutnya, hal terpenting yang perlu dibangun pada tahap awal adalah kesepahaman. Masalah siapa pasangannya nanti dapat diumumkan.
"Mengenai siapa orangnya nanti itu akan diumumkan, yang penting kesepahaman sudah terbangun," jelasnya.
Demokrat Dukung Akhyar
Sementara itu, Partai Demokrat diketahui memberi sinyal kuat mendukung Akhyar Nasution.
Bahkan, Akhyar Nasution sempat dirumorkan pindah ke Partai Demokrat.
Hal ini santer dikabarkan karena beredar foto dirinya bersama petinggi partai Demokrat di Jakarta.
Dalam foto tersebut, Akhyar dikabarkan menerima surat tugas dari petinggi Demokrat.
Menanggapi hal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain mengatakan, menjelaskan kehadiran Akhyar ke DPP Partai Demokrat di Jakarta, Kamis (11/6/2020) )lalu untuk menerima surat dukungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ketua-dewan-pimpinan-pusat-dpp-partai-demokrasi-indonesia-perjuangan-pdip.jpg)