Breaking News:

Banjir Bandang di Kutalimbaru

Pencarian Basarnas Terhadap Korban Hanyut Mahasiswa USU di Kutalimbaru Belum Ada Hasil

Pencarian Sintia Klaudya Situmorang (23), korban hanyut banjir bandang di Sungai Lau Tuntungan Desa Kutalimbaru, Deliserdang, Senin (27/7/2020) belum

HO/Basarnas kota Medan
Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Medan melakukan pencarian korban hanyut di Sungai Lau Tuntungan Desa Kutalimbaru, Deliserdang, Senin (27/7/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pencarian Sintia Klaudya Situmorang (23), korban hanyut banjir bandang di Sungai Lau Tuntungan Desa Kutalimbaru, Deliserdang, Senin (27/7/2020) belum membuahkan hasil.

Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Medan, Hisar Turnip menyebutkan bahwa hingga Senin sore, korban belum berhasil ditemukan.

"Pencarian masih nihil hingga sore hari ini," ungkapnya kepada Tribun.

Ia menyebutkan pencarian hari ini dilakukan timnya hingga radius sejauh 4 kilometer.

"Tim Rafting mencari radius 4 km, sementara tim scouting darat mencari sejauh 3 km," tuturnya.

Korban Sintia yang hanyut merupakan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) warga Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara.

"Jadi kronologinya pada hari Minggu 26 Juli 2020 jam 14.00 WIB, 8 orang mahasiswa berkunjung ke rumah temannya di Dusun Lau Serini, Desa Kutalimbaru. Para mahasiswa ini berasal dari USU hanya fakultasnya kita belum ketahui," tuturnya.

Selanjutnya, pada jam 14.30 WIB rombongan mahasiswa tersebut pergi mandi-mandi di Sungai Tuntungan.

"Kemudian pada jam 17.00 arus di Sungai Tuntungan membesar dan menghanyutkan 8 mahasiswa beserta seorang warga setempat. Delapan orang selamat namun 1 korban belum ditemukan atas nama Sintia Klaudya Situmorang," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved