Veteran Perang Dunia II Ini Selesaikan Pendidikan di Usia 96 Tahun

Melansir ABC News pada Jumat (31/7/2020), Paterno menceritakan pengalaman pertamanya menjadi lulusan universitas.

Reuters via ABC News
Giuseppe Paterno, 96, siswa tertua Italia, merayakan kelulusan dari gelar sarjana dalam sejarah dan filsafat selama lulus di University of Palermo, di Palermo, Italia, 29 Juli 2020. Saya orang normal, seperti banyak orang lain, Kata Paterno, ketika ditanya bagaimana rasanya lulus begitu terlambat. Dalam hal usia saya telah melalui banyak hal, tetapi saya belum pernah melalui ini. 

"Saya berkata, 'hanya itu, sekarang atau tidak sama sekali,' dan pada tahun 2017, saya memutuskan untuk mendaftar," katanya kepada Reuters di apartemennya di kota Sisilia Palermo, yang jarang dia tinggalkan saat ini karena usianya yang sudah semakin membuatnya lemah.

"Saya mengerti bahwa sudah agak terlambat untuk mendapatkan gelar dalam waktu tiga tahun (pendidikan), tetapi saya berkata pada diri sendiri, 'mari kita lihat apakah saya bisa melakukannya'," ungkapnya.

Sebagai seorang mahasiswa, ia memiliki banyak tugas esainya yang ia kerjakan dengan menggunakan mesin tik manual pemberian ibunya ketika ia pensiun dari perusahaan kereta api pada 1984.

Tidak seperti mahasiswa lainnya, Paterno menjauhkan diri dari Google, demi buku-buku cetak.

Ia juga tidak tergoda oleh pesta-pesta yang biasa dilakukan hingga larut malam oleh para teman-teman mahasiswanya yang ingin merayakan dan menyambut hangat kelulusannya.

Menyelesaikan pendidikan kuliah di masa pandemi virus corona saat ini, ia mengungkapkan sempat merasa gelisah, karena adanya kelas virtual yang menggantikan kelas tatap muka langsung. Namun, ia bersyukur virus corona tidak menghambat pendidikannya.

Pria kelahiran Sisilia ini telah berhasil melewati ancaman Perang Dunia II, berjuang melewati pendidikan di masa sulit virus corona, hingga akhirnya dia mendapatkan gelar sarjana.

"Semuanya telah memperkuat saya, semua teman sebangku, semua yang masih hidup. Itu (ancaman dalam hidup) tidak benar-benar membuat kita takut," ujarnya.

Ada pun masih ada tekadnya untuk berkarya setelah lulus dari pendidikan. Ia mengatakan tidak akan berhenti melakukan sesuatu setelah lulus.

"Proyek saya ke depan adalah mengabdikan diri saya untuk menulis. Saya ingin meninjau kembali semua teks yang saya tidak punya kesempatan untuk mengeksplorasi lebih lanjut. Ini adalah tujuan saya," ungkap pria berusia 96 tahun ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Seorang Veteran Perang Dunia II yang Selesaikan Pendidikan di Usia 96 Tahun "

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved