Aksi Driver Ojek Online di Medan
Jawaban Anggota DPRD Erwin Siahaan Direspons Driver Ojol yang Demo, Erwin, Jangan Bohong ya . . .
"Banyak kerugian yang kami rasakan, seperti mereka telah menghapus insentif, baik gojek maupun grab
Dulu katanya mereka dapat memperoleh pendapatan dua ratus, hingga dua ratus lima puluh ribu per hari, namun sekarang hanya sekitar Rp. 50 ribu, bahkan BPJS ditanggung oleh driver masing-masing.
"Banyak kerugian yang kami rasakan, seperti mereka telah menghapus insentif, baik gojek maupun grab sehingga pendapatan kami drastis menurun sampai 80%. Mereka membuat peraturan yang semena-mena, apabila tidak mematuhi peraturan kami bisa kena pecat," ungkapnya.
Datangnya para driver ke DPRD Medan, berharap agar anggota DPRD dapat membuat Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menyelesaikan persoalan ini.
"Kami meminta DPRD untuk memanggil mereka agar bisa menyelesaikan ini bersama-sama, karena kalau hanya kami dengan mereka, mereka hanya memberikan angin surga ke kami, hanya janji palsu. Kita sudah bolak balik diskusi sama mereka, tidak pernah ditanggapi. Selalu mereka membuat cara-cara kotor," ucapnya.
(cr21/t ri bun-medan.com)