Aksi Driver Ojek Online di Medan
Jawaban Gojek, Demo Ratusan Ojol di Medan Terkait Sistem Berkat dan Suspend
"Pelanggaran tersebut mengindikasikan terjadinya tindakan kecurangan berulang kali berupa order fiktif"
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Salomo Tarigan
Selain itu, sejak awal pandemi COVID-19, kami telah meluncurkan program-program kesejahteraan mitra driver untuk membantu meringankan kesulitan yang dihadapi mitra driver dan ekosistem Gojek secara keseluruhan," ungkapnya.
Ia menuturkan beberapa di antara program tersebut telah menjangkau mitra secara signifikan, seperti pembagian voucher sembako yang menjangkau 450 ribu mitra driver, pembagian voucher makanan gratis bagi mitra driver dan keluarga, mendatangkan 5 juta masker, dan membagikan APD secara meluas di wilayah operasional Gojek.
"Hingga mengupayakan restrukturisasi cicilan kendaraan bermotor bagi mitra driver lewat kerja sama dengan sejumlah perusahaan pembiayaan. Seluruh inisiatif tersebut kami lakukan meski Gojek sendiri juga ikut merasakan dampak yang signifikan akibat pandemi COVID-19, sebagaimana yang dirasakan oleh para pelaku industri lainnya," pungkas Dewi.
Humas Merah Putih, Donal Bastian menyebutkan tuntutan mereka adalah untuk membuka suspend terhadap rekan-rekannya yang tidak wajar.
Bahkan dalam laporan yang diterima, salah satu rekannya mendapatkan suspend karena hal sepele yaitu makanan yang kurang sambal.
"Yang menjadi tuntutan kita adalah open suspend gini untuk akun yang masih layak. Selama ini kita mendapatkan laporan yang kena suspend kalau misalnya kita beli Gofood makanan itu kurang cabe itu kena suspen lo, itu padahal cuma beli," tuturnya saat orasi.
Donal menyebutkan bahwa ketika ditanyakan, pihak manajamen tidak memberikan penjelasan yang jelas dan hanya melimpahkan kepada pusat.
"Itu alasan mereka dari pusat-pusat. Jadi mereka tidak menyelidiki hanya dari pusat dari pusat," ungkapnya.
Ia menegeskan pihaknya meminta agar Manajamen Gojek mempertimbangkan suspend yang tak masuk akal tersebut.
"Kalau memang akunnya bermasalah itu wajar disuspend kalau misalnya kurang cabai itukan enggak kesalahan kita mohonlah dipertimbangkan lagi," tegasnya.
Lebih lanjut, Donal menyebutk pihaknya berorasi untuk meminta penghapusan Sistem Berkat yang dilakukan pihak Gojek yang membuat para driver sengsara.
"Jadi kami meminta supaya dihapusnya Sistem Berkat yang sudah berjalan selama 4 bulan ini. Karena sebelumnya insentif kami itu bisa mencapai 150 ribu. Tapi dengan sistem berkat ini malah maksimal 70 ribu. Kami enggak bisa makan dengan hanya segitu, jadi kami minta supaya dikembalikan seperti semula," sebut Donal.
• BREAKING NEWS: Massa Driver Ojek Online Demo di Kantor Gojek di Medan, Ini Tuntutannya
Melalui pengeras suara menuturkan bahwa pihak Gojek pengecut karena tidak menjamu pihaknya untuk berorasi.
"Kenapa mereka takut menjamu kita, padahal kita sedikit. Yakan kita sedikitnya ini masih, nanti kita akan datang dengan massa yang lebih besar," teriaknya disambut sorakan dari massa.
(vic/t ri bun-medan.com)