Gunung Sinabung Erupsi Lagi
BREAKING NEWS: Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Warga Dengar Suara Dentuman
Abu tersebut tertiup ke arah Timur sesuai dengan pergerakan arah angin yang membuat Desa Naman Teran diselimuti abu tebal.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Gunung Sinabung di Karo, Sumatera Utara kembali erupsi.
Dampaknya, Desa Sukandebi, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo terlihat diselimuti abu tebal hasil erupsi Gunung Sinabung yang terjadi, Sabtu (8/8/2020).
Daerah yang berjarak sekitar 5,5 kilometer ini terkena abu yang membuat jalanan berabu dan tanaman di sekitar kawasan ini pun terlihat dihinggapi asap tebal.
Sepanjang perjalanan dari Desa Sukandebi hingga Desa Naman Teran, jalanan ditutupi asap tebal.
Sesampainya di Desa Naman Teran, tepat di gapura desa tersebut, para TNI yang bekerja sama dengan Polri, dan Pemerintah Kabupaten Karo berupaya membersihkan jalanan desa.
Terlihat secara bergantian anggota TNI melakukan pengecekan di sekitar desa tersebut.
Saat dikonfirmasi pada warga sekitar, Wanton Sembiring (49) menuturkan bahwa kejadian tersebut pada pukul 02.00 WIB.
• Yuk, Intip Foto-foto Gunung Sinabung Pascaerupsi
"Kejadiannya pada pukul 02.00 WIB, masyarakat tidak terlalu galau akibat abu vulkanik tersebut. Namun di beberapa daerah sekitar, ada juga warga yang mendengar dentuman saat abu vulkanik turun," ujar Wanrin Sembiring saat dikonfirmasi pada Sabtu (8/8/2020) saat disambangi di desa Naman Kecamatan Naman Teran.
Abu tersebut tertiup ke arah Timur sesuai dengan pergerakan arah angin yang membuat Desa Naman Teran diselimuti asap tebal.
"Anginnya ke arah Timur, makanya kita yang kena," sambungnya.
Sekretaris Kecamatan Naman Teran Japet Bangun menguraikan bahwa kejadian tersebut membuat TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Karo harus menerjunkan beberapa unit mobil pemadam kebakaran guna membersihkan jalanan desa.
• Puncak Siosar 2000 Negeri di Atas Awan, Tempat Relokasi Erupsi Sinabung yang Menjadi Lokasi Wisata
"Sejak tadi pagi hingga sore ini, kita berjibaku membersihkan debu jalanan yang masih tebal," sambungnya.
Dari penuturannya, debu vulkanik tersebut setebal setengah inchi.
"Kalau ketebalan debu ini mencapai hingga setengah inchi atau sekitar 1,5 centimeter lah," katanya.
"Hingga kini, kita tetap waspada akan kejadian yang sama lagi," pungkasnya.(cr3/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/erupsi-sinabung-11.jpg)