Breaking News:

Taiwan Diprediksi Bisa Menang Lawan China Jika Berperang, Kok Bisa?

Rudal bisa dibuat dengan harga relatif murah, dibandingkan China yang invasinya akan memakan biaya sangat tinggi.

cna
Tank M60A3 dalam latihan perang 16 Juli 2020 

TRIBUN-MEDAN.com - Kekhawatiran Taiwan terhadap China meningkat belakangan ini. Militer China secara masif menggelar latihan di perbatasan.

Namun, bak Daud dan Goliath, Taiwan bisa saja memang berperang dengan China jika hal itu benar-benar terjadi.

Jika dibandingkan kekuatan militernya, China jelas bukan tandingan Taiwan. "Negeri Panda" memiliki jumlah tentara terbanyak di dunia, dan bujet militernya hanya bisa ditandingi Amerika Serikat ( AS).

Sementara itu Taiwan dengan populasi penduduk 23 juta jiwa, perekonomian dan kekuatan militernya sangat kecil dibandingkan China, dan terus berada di bawah ancaman invasi.

Baru-baru ini ketegangan meningkat lagi dengan AS yang mengirim delegasinya ke Taipei, dan menjadi kunjungan tingkat tertinggi sejak Washington mengalihkan pengakuan diplomatik ke China pada 1979.

Lalu andaikata Taiwan dan China terlibat perang, bagaimana perbandingan kekuatan dua negara itu? Berikut prediksinya yang disarikan dari AFP Senin (10/8/2020).

1. Mengapa mereka bermusuhan?

Taiwan dan China berpisah pada 1949 ketika nasionalis Chiang Kai-shek melarikan diri ke pulau itu untuk membentuk pemerintahan otoriter yang terpisah, setelah kalah dalam perang saudara di China daratan melawan komunis Mao Zedong.

Kedua pihak mengklaim mewakiliki China dan selama 30 tahun pertama, konflik tetap memanas.

China kerap menembaki pulau-pulau Taiwan yang dekat dengan daratan mereka. Kemudian dalam serangan terbesar pada 1958, Tentara Pembebasan Rakyat China menembakkan 470.000 peluru selama 44 hari, menewaskan 618 prajurit dan warga sipil.

Halaman
1234
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved