Breaking News:

Yagasu Ajak Warga Medan Tanam Pohon dan Susur Mangrove Sicanang Belawan

Yayasan Gajah Sumatera (Yagasu) mengadakan kegiatan penanaman pohon mangrove bersama warga kota Medan

TRIBUN-MEDAN.com/Kartika Sari
Pemenang lomba foto mangrove mengikuti penanaman langsung mangrove di Ekowisata Mangrove Sicanang Belawan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Hari Mangrove sedunia diperingati tiap 26 Juli. Berangkat dari peringatan tersebut dan dibarengi dengan Hari Hutan yang jatuh pada 7 Agustus lalu, Yayasan Gajah Sumatera (Yagasu) mengadakan kegiatan penanaman pohon mangrove bersama warga kota Medan yang memenangkan lomba pada kompetisi foto mangrove.

Kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan pada Selasa (11/8/2020) lalu ini dihadiri oleh Kadis Lingkungan Hidup Sumut Binsar Situmorang, Kadis Pariwisata Medan Agus Suriono, dan para pemenang kompetisi lomba mangrove Yagasu di Wisata Mangrove Sicanang Belawan.

Selain kegiatan menanam pohon, para pemenang lomba diajak untuk melakukan susur mangrove dengan berkeliling hutan mangrove dan menikmati jamuan khas pesisir berupa makanan laut.

Program Director Yagasu, Meilinda Suriani Harefa mengungkapkan bahwa Yagasu mengadakan perlombaan sebagai sarana untuk mengajak warga untuk peduli terhadap ecowisata mangrove.

"Kita ada dua pemenang dan dua diantaranya dari luar kota. Sebenarnya lomba ini sebagai sarana saja, berapa sih orang yang peduli kepada lingkungan.

Ada berapa orang yang punya foto untuk modal mangrove karena untuk mendapatkan foto mangrove ini agak sulit berbeda dengan hutan lain, jadi gak semua orang punya foto untuk ini," ungkap Mei kepada Tribun Medan, Rabu (12/8/2020).

Mei menuturkan dari perlombaan ini, ia melihat masih ada anak muda yang tidak asing lagi dengan hutan mangrove dan punya kepedulian terhadap lingkungan.

"Dari sekian banyak yang ikut, ternyata masih banyak anak muda yang punya atensi untuk ini. Jadi saya melihat, masih ada anak muda yang datang ke pesisir mangrove.

Kita apresiasi tidak dalam bentuk mahal melainkan mengajak menanam pohon dengan kadis lingkungan hidup Sumut, memberikan masker khas Sicanang, itulah apresiasi dari kita," terang Mei.

Para peserta tampak antusias dalam mengikuti beragam aktivitas seperti penanaman mangrove. Para peserta tidak sungkan untuk basah bersama lumpur untuk menikmati sensasi menanam langsung mangrove.

"Seru sekali ya, ini kali pertama juga menanam mangrove, kebetulan ini juga lagi libur kuliah jadi senang ada kegiatan seperti ini," ujar salah satu peserta.

Kegiatan ekowisata mangrove akhirnya diakhiri dengan susur mangrove selama 30 menit yang dari pihak Yagasu memberikan penjelasan wawasan seputar mangrove.

(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved