Polemik Dua Surat Dukungan PAN, Petahana Soekirman-Ryan Terancam Tak Bisa Daftar ke KPU Sergai

"Keadilan harus ditegakkan, hukum harus ditegakkan. KPU itu tugasnya menerima bukan menentukan siapa yang salah siapa yang benar," ucap Soekirman

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Indra Gunawan
Soekirman ketika mendengarkan arahan dari Sekjen PAN, Eddy Soeparno melalui sambungan telepon dan disambungkan dengan pengeras suara olehnya di kantor KPU Serdang Bedagai, Jumat (4/9/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai, Soekirman dan Tengku Muhammad Ryan Novandi mendapat halangan ketika mendaftar ke kantor KPU Serdang Bedagai, Jumat (4/9/2020).

Sekira pukul 17.55 WIB, Soekirman tiba-tiba keluar dari dalam gedung seorang diri.

Ia langsung menemui para pendukung dan simpatisannya yang berada di luar gedung.

"Keadilan harus ditegakkan, hukum harus ditegakkan. KPU itu tugasnya menerima bukan menentukan siapa yang salah siapa yang benar," ucap Soekirman dengan nada lantang.

Informasi yang dihimpun Soekirman menyampaikan hal tersebut karena pasangan bakal calon Darma Wijaya dan Adlin Tambunan yang datang mendaftar pagi hari ke KPU, sudah membawa B1.KWK dari PAN.

Meski Soekirman dan Ryan mengklaim sudah membawa B1.KWK terbaru dari DPP PAN yang dikeluarkan pada 3 September 2020, namun berkas itu ditolak oleh sistem.

Pasalnya, berkas yang sama sudah sempat dimasukkan oleh KPU ke Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

"Sekjen (Sekretaris Jenderal PAN) tadi sudah mengatakan partai kalau mencalonkan dua pasangan jelas salah. DPP PAN tidak mencalonkan dua calon tapi satu pasangan calon. Sudah dibatalkan satu calon kenapa KPU tidak bisa menerima. Kalau seperti itu kita bertahan di sini saja," ucap Soekirman.

Meski nadanya suara Soekirman begitu kencang, namun dirinya tetap meyakinkan agar pendukungnya tetap santun dan solid.

Ia melarang pendukungnya untuk berbuat anarkis.

Soekirman menyapa masyarakat ketika menaiki sepeda dari masjid Agung Serdang Bedagai ke kantor KPU Serdang Bedagai untuk mendaftar pencalonan Bupati dan Wakil Bupati, Jumat (4/9/2020).
Soekirman menyapa masyarakat ketika menaiki sepeda dari masjid Agung Serdang Bedagai ke kantor KPU Serdang Bedagai untuk mendaftar pencalonan Bupati dan Wakil Bupati, Jumat (4/9/2020). (Tribun-Medan.com/Indra Gunawan)

Tak lama kemudian, Soekirman kembali masuk ke dalam gedung kantor KPU.

Sekitar 15 menit berselang, ia kembali keluar dan berkumpul dengan simpatisannya.

Saat itu banyak hal yang diucapkan oleh Soekirman yang intinya kecewa dengan KPU Serdangbedagai.

Saat menyampaikan komentar-komentar di depan pendukung dan awak media Soekirman pun sempat mendapat telepon khusus dari Eddy Soeparno.

Ia pun meminta petunjuk terkait kondisi yang terjadi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved