Breaking News:

Pasien Covid-19 Makin Ramai, RSUP Adam Malik Tambah 33 Ruang Isolasi, Cuma 1 Alat Swab Layak Pakai

DALAM penanganan Covid-19 Rumah Sakit Pemerintah Umum Pemerintah H Adam Malik (RSUP HAM) menambah ruang isolasi sebanyak 33 ruangan

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas menjelaskan sejumlah fasilitas ruangan isolasi untuk pasien Covid-19, di RSUP Adam Malik, Medan, Senin (20/7/2020). RSUP Adam Malik Medan mengoperasionalkan 15 ruang baru isolasi tambahan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan dalam menangani pasien Covid-19. 

T R I B U N-M E D A N.com - DALAM penanganan Covid-19 Rumah Sakit Pemerintah Umum Pemerintah H Adam Malik (RSUP HAM) menambah ruang isolasi sebanyak 33 ruangan yang diperuntukkan untuk pasien.

Dengan adanya penambahan ruangan, maka rumah sakit milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini telah memiliki 98 ruang isolasi khusus untuk pasien sedang dan berat penderita Covid-19.

Direktur Utama (Dirut) RSUP Haji Adam Malik, dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K) mengatakan, bahwa dulunya ada 11 ruangan.

"Setelah kita evaluasi sekarang ada 65. Namun karena situasi memang lebih sering penuh, maka dilakukan rapat direksi untuk menambah sebanyak 33 ruangan kembali," ujarnya, Rabu (16/9/2020).

Dikatakannya, untuk penambahan ini tentunya dilakukan dengan memperhatikan zona di lingkungan rumah sakit ini.

"Hal ini dilakukan agar tidak terjadi percampuran terutama dengan pasien Covid-19 dan non Covid-19. Rencananya, awal bulan ini ruangannya sudah bisa dipakai," ungkapnya.

Ke-33 ruangan isolasi baru ini hanya memakai ruangan lama yang sebelumnya sudah ada.

"Namun tinggal didesain ulang, seperti melakukan penyekatan pada alurnya, kemudian ditambah hepa filter dan eksosfen. Sehingga standar minimalnya bisa terpenuhi," tuturnya.

Terkait penangkapan Covid-19, alat swab, RSUP Haji Adam Malik saat ini telah memiliki dua alatnya.

Hanya saja, satu alat kurang produktif, sehingga akhir bulan ini rencananya akan dilakukan pembelian satu alat swab kembali.

"Rata-rata yang bisa kita kerjakan dari satu alat sekitar 190 (sample swab). Untuk pasien Covid-19 dalam kondisi berat, prevelensinya 40-50 persen, karena kita (rumah sakit) rujukan," pungkasnya.

(mft/t r i b u n-medan.com)

Editor: jefrisusetio
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved