Breaking News:

Penjelasan Kenapa Dek Bawah Lebih Mewah Dibanding yang Atas pada Bus Tingkat

Selain itu bus tingkat ini terlihat gagah karena dimensinya yang tinggi dan menggunakan sasis premium triple axle.

Bus-bus mewah dipamerkan di GIIAS 2018
Kompas.com/Setyo Adi 

TRIBUN-MEDAN.com - Bus tingkat atau double decker saat ini sudah semakin banyak dimiliki oleh PO bus AKAP.

Selain itu bus tingkat ini terlihat gagah karena dimensinya yang tinggi dan menggunakan sasis premium triple axle.

Karena bisa memuat banyak penumpang, bus tingkat tidak hanya memiliki satu kelas pelayanan saja. Biasanya ada yang memasang sleeper seat, kemudian kelas super eksekutif dan di dek atasnya untuk kelas eksekutif atau VIP.

Sleeper seat merupakan kursi yang bisa selonjor dan sandaran punggung yang bisa direbahkan 150 derajat.

Kelas pelayanan super eksekutif biasanya memiliki susunan 2-1 dengan kursi yang lebar dan eksekutif dengan konfigurasi kursi 2-2 yang bisa memuat banyak penumpang.

Harga tiketnya pun berbeda, mulai dari sleeper seat, super eksekutif dan eksekutif biasa.

Kalau diperhatikan, kelas yang lebih mewah berada di dek bawah, sedangkan eksekutif di atas, mengapa begitu?

Anggota Forum Bismania Indonesia, Dimas Raditya mengatakan, penentuan posisi ini memiliki beberapa pertimbangan kenapa kelas yang lebih mewah pada bus tingkat bukan pada lantai atas.

“Pertama, dek bawah diisi lebih sedikit penumpang, jadi terasa lebih eksklusif. Kedua, penumpang tidak perlu repot turun-naik tangga,” kata Dimas saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Dimas juga menambahkan, duduk di dek bawah bus tingkat memiliki efek body roll yang lebih minim dibanding di dek atas.

Halaman
12
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved