Liga 2 Ikut Ditunda, PSMS Manfaatkan Untuk Matangkan Strategi

Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang menyebutkan, manajemen bersama tim pelatih pun mengambil langkah bijak terkait penundaan liga.

Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pemain PSMS Medan Yohanis Nabar (tiga kiri) berusaha melewati kawalan rekannya saat mengikuti latihan di Lapangan TGM, Medan, Rabu (30/9/2020). PSMS Medan terus melakukan persiapan untuk menjaga kondisi pemain jelang bergulirnya Liga 2. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gelaran Liga 1 dan Liga 2 batal kembali bergulir bulan Oktober 2020.

Kompetisi sepakbola paling bergengsi di Indonesia itu kembali ditunda lagi pelaksanaanya selama sebulan hingga November 2020, akibat pandemi covid-19 dan tak mendapat izin keramaian dari Polri.

Dengan kondisi itu, Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang menyebutkan, manajemen bersama tim pelatih pun mengambil langkah bijak terkait penundaan liga.

Ia mengatakan, keuntungannya, skuat PSMS jadi memilik waktu persiapan yang lebih panjang.

"Liga ditunda, langkah PSMS, kita semakin mematangkan strategi, masih ada waktu. Walaupun secara finansial kita dirugikan," ujarnya, Minggu (4/10/2020).

Mulyadi juga mengatakan, dirinya masih optimistis bahwa liga 2 2020 masih bisa diputar.

Kembali ditundanya liga satu bulan, menjadi keuntungan sendiri bagi tim dari sisi waktu persiapan.

Ia menambahkan, pelatih Gomes de Oliveira akan memanfaatkan waktu lebih panjang membenahi kekurangan tim.

"Kita ada tambahan waktu, dan PSMS akan memperbaiki lah, berbenah," kata Mulyadi.

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Kadiskanla Pemprov Sumut ini mengatakan waktu persiapan yang bertambah sebulan juga akan dimanfaatkan untuk menjalani uji coba lebih banyak.

Dengan tambahkan waktu sebulan, Paulo Sitanggang dkk juga berpeluang bisa menjalani uji coba lebih dari tiga kali lagi.

"Ya lihat kondisi lah. Kalau kondisi memungkinkan, kita tentu ingin jajal lawan-lawan yang lebih kuat dan bagus," pungkasnya.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan sebelumnya mengatakan turut mengapresiasi semua klub yang begitu semangat mempersiapkan tim.

Namun, kompetisi harus ditunda lagi karena faktor kemanusiaan dan keselamatan lebih penting.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved