Niesya Ridhania Harahap, Penyanyi Muda Asal Medan yang Telah Rilis 4 Single
MEMUTUSKAN memulai karir sebagai solois di industri musik Tanah Air pada Februari 2020, kini Niesya Ridhania Harahap sudah mengeluarkan empat single.
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang | Editor: Juang Naibaho
Ia mengatakan untuk ada industri musik saat ini yang paling penting adalah menjadi autentik dan memiliki ciri khas tersendiri.
"Autentik dalam artian saat orang dengar mereka tahu siapa yang bernyanyi bisa dari suaranya atau bahkan gaya bermusiknya. Itu menurutku paling penting. Aku juga ingin saat aku menyanyi orang langsung tahu itu Niesya," katanya.
Bagi Icha penting untuk menjadi diri sendiri dan tidak meniru orang lain. Karena kepercayaan diri sangat dibutuhkan dalam industri ini. Selain itu harus mau berjuang dan berusaha dari nol.
"Karena enggak ada sesuatu hal yang langsung besar, ada tahapannya. Kan enggak mungkin langsung terkenal. Bisa juga menjadikan orang lain sebagai refrensi, melihat bagaimana orang mencapai sesuatu dalam hidupnya. Apalagi sekarang informasi sudah terbuka sekali, jadi kita bisa mandiri, walaupun kita enggak ada label, gak punya koneksi di dunia entertainment, ya enggak masalah," katanya.
Ia berpesan bagi anak muda yang ingin juga memulai karir di dunia musik untuk mulai dari yang dimiliki, berusaha dan jangan langsung ragu ketika baru mengeluarkan lagu.
"Karena kita enggak pernah tahu lagu apa yang bisa jadi hits jadi yakin lah sama diri sendiri. Selain itu penting untuk konsisten, kadang kita merasa kok gini gini aja, kok enggak menemukan pasarnya. Tapi kita enggak pernah tahu percobaan ke berapa yang berhasil. Misalnya kita udah mencoba lima kali, siapa tahu percobaan keenam yang bisa membuat kita sukses dan terkenal. Jadi konsisten saja," tuturnya. (sep)
Perjalanan Bermusik
Perempuan kelahiran 1996 ini bercerita, ia sudah sering ikut lomba sejak TK hingga SMA. Selain itu, sejak dulu ia sudah mengikuti les musik dan juga balet.
"Dulu waktu masih SMA di Harapan I Medan aku bersama teman-teman bikin band yang dinamai Niesya Bertiga. Sempat menjuarai berbagai pentas seni dan perlombaan band. Pernah juga tampil di showcase North Sumatra Jazz Festival pada tahun 2013," katanya.
Saat menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi USU Medan, ia juga turut berpartisipasi dalam berbagai even musik kampus sebagai penyanyi di ansambel angklung Psychestra Harmony di berbagai acara di dalam dan luar kampus. Saat itu juga, Niesya banyak belajar berbagai genre musik khususnya dalam keterlibatannya dengan kelompok world music Suarasama dan musik tradisi Batak Mataniari.
Bersama kelompok Suarasama dan Mataniari, Niesya aktif sebagai penyanyi dan penari dan telah tampil pada acara musik dunia, seperti Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 di Jakarta, Frankfurt Book Fair 2015 di Jerman, Pasar Hamburg di Jerman tahun 2015 dan 2017, Festival Europalia di Belgia, Belanda dan German.
Niesya bersama grup Mataniari juga ikut dalam tur pertunjukan Beyond Europalia di lima kota di Spanyol pada tahun 2017. Sejak 2018, Niesya mengembangkan projek Solo yang dimulainya dengan membangun karir sebagai cover singer dan vlogger lewat situs youtube yang dikelolanya sendiri dengan nama Niesya Official.
Saat ini ia tengah menggarap single terbaru dan sedang melanjutkan studi S2 di Psikologi Universitas Indonesia departemen Psikologi Sosial Sains.
Di bidang akademis, Niesya aktif mengikuti forum-forum ilmiah. Di tahun 2019 Niesya telah mempresentasikan makalah di forum Internasional 10th International Conference of Indigenous and Cultural Psychology dengan makalah yang berjudul Instilling Religious Knowledge and Practice As A Way To Prevent Deprivation Among Parmalim People As An Indigenous Religion Minority Group In Indonesia.
Pada tahun 2021, Niesya juga akan mempresentasikan makalah ilmiahnya di Forum Ilmiah “32nd International Congress of Psychology” di Praha, Republik Ceko.
(sep)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/niesya-ridhania-harahap.jpg)