Kena Batunya, Jerman Bereaksi Keras dan Ultimatum Raja Thailand, Berkat Aksi Mahasiswa 21 Tahun
Raja Maha Vajiralongkon tinggal di villa mewah di Jerman dan menjalankan tahta kerajaannya hingga memicu protes di Thailand dan di Jerman sendiri.
Namun, dia berujar alangkah baiknya jika mereka memberi tahu Thailand dulu.
Baik pihak istana maupun pemerintahan PM Prayuth sama sekali tak memberikan tanggapan atas pernyataan yang keluar dari Menlu Maas.
Raja Vajiralongkon menggantikan ayahnya, Raja Bhumibol Adulyadej, yang meninggal pada 2016.
Namun, dia lebih banyak menghabiskan waktu di Jerman.
Para pengunjuk rasa sudah mengeluhkan biaya yang harus ditanggung negara karena sang raja tinggal di luar negeri, dan absen di rumahnya sendiri.
Sebelumnya aktivis Thailand menggelar aksi protes di kediaman Raja Maha Vajiralongkorn di Jerman.
Aksi protes aktivis di Thailand di Jerman adalah memasang plakat bertuliskan "negara milik rakyat" di depan villa Raja Maha pada Jumat (25/9/2020).
Pada Minggu (20/9/2020), plakat serupa juga sempat dipasang di lapangan sebelah Istana Kerajaan di Bangkok.
Namun plakat tersebut dicopot sehari setelah dipasang.
Dilansir dari Channel News Asia, di tengah hujan lebat, penyelenggara protes Junya Limprasert dari Act4Dem membacakan surat kepada raja.
Dia menyerukan lebih banyak demokrasi dan mengatakan rakyat Thailand tidak menginginkan seorang raja yang menghabiskan sebagian besar waktunya di Jerman.
"Kami ingin raja menyerahkan takhta, kami ingin raja berhenti melecehkan rakyat Thailand," teriak Junya di luar vila Raja Maha di Tutzing, Jerman.
Kedutaan Besar Thailand di Berlin tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.
Sementara itu, Istana Kerajaan Thailand tidak memberikan komentar dan tidak memberikan tanggapan atas aksi unjuk rasa di Thailand.
Para pengunjuk rasa mulai berani menantang monarki Thailand, melanggar tabu yang sudah lama ada, dengan menuntut reformasi monarki sejak Agustus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jerman-bereaksi-keras-dan-ultimatum-raja-thailand.jpg)