Breaking News:

Update Covid19 Sumut 14 Oktober 2020

Sekda Minta OPD Semakin Gencar Awasi Pelaku Usaha Agar Patuh Protokol Kesehatan

Apabila selanjutnya tempat usaha tersebut kedapatan melanggar protokol kesehatan, Pemko Medan akan menutup sementara.

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/GITA TARIGAN
Sekda wisuda Pemko Medan Wiriya Alrahman 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemko Medan, untuk terus menurunkan Tim Satgas Covid-19.

Tujuannya guna mengawasi stakeholdernya yakni para pelaku usaha guna memantau kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes).

Dengan turunnya Tim Satgas Covid-19 ini, Wiriya berkeinginan para pelaku usaha lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Sebab selama beberapa minggu belakangan melakukan patroli ke sejumlah tempat usaha, Dinas Pariwisata dan Satpol PP kota Medan masih juga mendapati tempat usaha yang bandel dan abai dengan prokes.

"Di dalam Perwal Nomor 27 tahun 2020 semua sudah diatur termasuk mengatur agar para pelaku usaha dapat melakukan aktivitas asalkan disiplin menjalankan protokol kesehatan sebagai adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19 ini," katanya, Rabu (14/20/2020).

Baca juga: Konsep Drive Thru dan Patuhi Protokol Kesehatan, 182 Lulusan Politeknik MBP Diwisuda

Dikatakannya, syarat operasional tempat usaha d itengah pandemi telah diatur lengkap di dalam perwal tersebut.

Peraturan tersebut pun katanya sederhana sehingga setiap pelaku usaha wajib menerapkannya.

"Semua sudah diatur di dalam Perwal tersebut, misalkan kalau di tempat makan harus tersedia tempat cuci tangan, jarak antara satu dengan yang lainnya minimal 1 meter dan wajib menggunakan masker," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata kota Medan, Agus Suriyono mengungkapkan pihaknya telah memberikan tindakan tegas, terhadap tempat usaha yang kedapatan berkali-kali melanggar prokes.

"Beberapa waktu yang lalu, penutupan sementara dilakukan pada Mega Park di Jalan Kapten Muslim. Kita tutup selama tujuh hari karena pengelola tidak melaksanakan pengawasan terhadap protokol kesehatan pengunjung," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved