Penanganan Covid

Demonstran Penolak Omnibus Law Reaktif, Satgas Covid-19 Medan Lakukan Tracing, Testing, dan Isolasi

Dari pemberitaan sebelumnya disebutkan bahwa ada 21 orang yang dinyatakan reaktif Covid-19.

Tribun-Medan.com/Maurits Pardosi
JUBIR Satgas Covid-19 Kota Medan dr Mardohar Tambunan saat ditemui Tribunmedan.id di Kantor Dinkes Medan, Jumat (16/10/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, Medan - Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Medan dr Mardohar Tambunan mengatakan, besar kemungkinan, ada demonstran yang ikut dalam aksi demonstrasi penolakan UU Omnibus Law di Sumut terpapar atau terkonfirmasi Covid-19. 

Hal ini juga diperkuat dengan demonstran yang diamankan pihak kepolisian dinyatakan reaktif Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan secara rapid test. 

"Bisa kita lihat ya, pada demo yang pertama itu kondisinya jingar (seram), panjang lagi waktunya (aksi demonya).  Maka, kemungkinan, yang yang terpapar atau terkonfirmasi Covid-19 itu juga besar," ujar Mardohar saat dikonfirmasi Tribunmedan.id, Minggu (18/10/2020).

Mardohar tidak menyampaikan secara detail jumlah yang dinyatakan reaktif. Namun dari pemberitaan sebelumnya disebutkan bahwa ada 21 orang yang dinyatakan reaktif Covid-19.

"Karena tidak lagi terkontrol, karena full dari pihak demonstrannya. Itu yang kemarin ada beberapa orang yang rapidnya reaktif," sambungnya.

Baca juga: Rusak Lukisan Mural Ajakan Prokes, Satgas Covid-19 Kota Medan: Masyarakat Harusnya Menjaga

Terkait hal ini, pihak Satgas Covid-19 Kota Medan langsung melakukan tiga tahapan yakni: tracing, testing, dan isolasi untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Dan itu sudah diserahkan ke kita untuk dilakukan tracing, testing, dan isolasi," lanjutnya.

Mayoritas para demonstran yang dinyatakan reaktif adalah status Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Sesudah kita lakukan tiga tahapan, ada beberapa memang yang reaktif. Semua memang rata-rata OTG. OTG yang dimaksud adalah kategori asimptomatik, dan umumnya kuat-kuat," terangnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, maka sebagian demonstran sudah dipulangkan ke rumah orangtuanya.

"Jadi mereka sudah kita lakukan tracing, dan kita sudah lakukan pemeriksaan secara ketat. Sebagian dari mereka sudah  dipulangkan karena memang mereka itu rata-rata masih ada yang di bawah umur," lanjutnya

"Semuanya (pengembalian) berjalan lancar. Dan, sebagian itu bukan orang Medan," pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com)

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona

Mari cegah dan perangi persebaran Covid-19. Tribun Medan mengajak seluruh Tribuners untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat Pesan Ibu: Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga jarak

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved