Tribun travel
Air Terjun Katasa, Tawarkan Keunikan Keberadaan Pasir Putih serta Rel Kereta Api Zaman Jepang
Keunikan dari Air Terjun Katasa adalah keberadaan pulau pasir yang berada di dekat kolam air terjun. Pulau pasirnya berwarna putih seperti di pantai.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Bersuarakan gemuruh air yang begitu deras, serta air yang segar, Air Terjun Katasa terletak di Nagori Bayu Bagasan, Kecamatan Hatonduhan, Simalungun, Sumatera Utara, menawarkan beberapa keunikan saat pengunjung mengunjungi lokasi tersebut.
Adapun keunikan dari Air Terjun Katasa adalah keberadaan pulau pasir yang berada di dekat kolam air terjun. Pulau pasirnya berwarna putih seperti di pantai-pantai.
Tempat ini juga menjadi salah satu tempat favorit untuk bersantai menikmati keasrian alamnya.
Begitu juga dengan goa kecil di sebelah kiri air terjun ini.
Goa tersebut lantainya berlapis putih lembut. Pengunjung bisa beristirahat di sini. Tentunya akan semakin seru jika bersama teman-teman, dan keluarga.
Selain goa, terdapat juga jembatan di atas Air Terjun Katasa.
Jembatan itu merupakan bekas rel kereta api yang dicor beton dari jaman penjajahan Jepang.
Baca juga: Air Terjun Tarunggang, Pesona Tepian Pasir Putih dan Gua Kecil Tersembunyi di Balik Air Terjun
Jembatan tersebut sangat ekstrim, karena panjangnya hanya 100 meter, lebarnya 1 meter dan tingginya 80 meter, dan di bawahnya terdapat jurang air terjun.
Bukan hanya ukurannya saja yang mini, tetapi di jembatan tersebut tidak ada pagar pengaman di kiri-kanan jembatan. Jadi pengunjung di sarankan untuk berhati-hati.
Air terjun ini tidak jauh dari Air Terjun Tonduhan. Jarak air terjun dari Kota Pematangsiantar sekitar 25 km yang memakan waktu perjalanan kurang lebih satu jam.
"Adapun rute yang dilewati untuk mencapain air terjun ini, kita harus menuju arah Tanah Jawa kemudian ke Hatonduhan. Setelah itu akan mengarah ke Nagori Bayu Bagasan. Lokasi air terjun berada di antara perkebunan dan rumah warga," ucap Humairah salahseorang pemandu wisata, Minggu (25/10/2020).
Selama perjalanan menuju lokasi air terjun, pengunjung akan mendapati beberapa rintangan. Begitu juga dengan persimpangan-persimpangan jalan yang ada.
"Banyak persimpangan saat kita menuju ke Air Terjun Katasa, cuma ya enggak usah khwatir, terdapat petunjuk arah ke arah air terjun," ujar Humairah.
Setelah sampai di lokasi parkir, tinggal melanjutkan perjalanan beberapa menit menuju Air Terjun Katasa melalui jalur yang telah disediakan.
Baca juga: Air Terjun Simempar: Bentuk Mirip Lembah, Ada Jalur Menantang Adrenalin untuk Pengunjung
Jalur tersebut berada di tepi Sungai Turunan, dilengkapi pemandangan cantik membuat perjalanan mengasyikan. Di dinding-dinding sungai terdapat aliran air terjun mengalir di sela bebatuan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/air-terjun-katasa-langkat.jpg)