Cerita Seleb
Begini Respon Suami Nikita Willy Jika Ada Tawaran Main Sinetron Bareng Istri : Tergantung Bayarannya
Tak banyak berpikir, Indra Priawan mengaku punya pertimbangan untuk menerima tawaran tersebut.
Mendengar respon Indra Priawan, Nikita Willy bereaksi sambil ikut tertawa ngakak.
Baca juga: Iis Dahlia Analisa Video Vulgar Mirip Jessica iskandar, Keluarga Jedar Terusik Video Mirip Artis
"Tergantung bayaran?" tanya Nikita Willy.
Setelah itu, Nikita Willy kembali ingin jawaban serius dari Indra Priawan jika ditawari main sinetron.

"Tapi mau?" tanya Nikita Willy lagi.
Ditanya seperti itu, Indra Priawan kembali menegaskan, dirinya mempertimbangkan 2 hal jika ditawari main sinetron.
"Tergantung cerita dan bayarannya," ucap Indra Priawan lagi.
Baca juga: Presenter Arie Untung Unggah Foto Fenita Arie, Singgung Soal Istri Muda
Mendengar respon dan ketegasan Indra Priawan, Nikita Willy pun seolah pasrah.
"Okeyy," ucap Nikita Willy.
Sosok Indra Priawan, bukan sosok sembarangan, anak bos taksi dan punya gelar sultan
Suami Nikita Willy ini memiliki nama lengkap Indra Priawan Djokosoetono dan bukan dari kalangan artis.
Indra Priawan merupakan pengusaha sukses dan anak dari perusahaan transportasi nasional, Blue Bird Indonesia.
Indra Priawan lahir dari keluarga pebisnis. Ia merupakan anak dari Chandra Suharto Djokosoetono, generasi kedua pemilik perusahaan transportasi nasional, Blue Bird Group.
Suami Nikita Willy pun merupakan cucu pendiri Blue Bird, Mutiara Fatimah Djokosoetono.
Baca juga: Aurel JKT48 Bikin Laporan ke Polisi soal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Terlapor Masih dalam Lidik

Dilansir dari laman Linked.id miliknya, Indra Priawan merupakan lulusan dari Teknik Industri Universitas Indonesia. Ia berhasil lulus dengan IPK Cumlaude dalam kurun waktu 3 tahun.
Baca juga: KABAR BAIK Harga Emas Antam di Sumut Tidak Anjlok, Daftar Harga Mulai 2 Gr hingga 1 Kg
Untuk gelar masternya, suami Nikita Willy ini lulusan Hult Internyional Bussiness School Amerika Serikat dengan jurusan bisnis Internasional spesialisasi Manajemen Proyek dan Risiko di tahun 2015-2016.