Cerita Tercorengnya Reputasi Pasukan Khusus AS, Pernah Babak Belur Hadapi Tentara Ini, 48 Tewas

Di medan tempur Vietnam, opersasi Navy SEAL berada di bawah komando US Navy dan terbagi menjadi dua unit SEAL Team One dan SEAL Team Two.

Tayang:
MC2 John Scorza
(ilustrasi) Navy SEAL AS, salah satu pasukan khusus terbaik di dunia 

Memasuki Januari 1968 SEAL terus melaksanakan misi tempurnya, khususnya di kawasan Nha Be yang merupakan markas besar Viet Cong.

Dalam misi ini, tim SEAL, Golf Detachment, berhasil menghancurkan sejumlah bunker VC.

Baca juga: Pascakebakaran Pasar Tingkat Berastagi, Sebagian Pedagang Mulai Berjualan

Dua bulan kemudian serangan SEAL berhasil menghancurkan pabrik senjata Viet Cong, menenggelamkan sejumlah perahu junk Viet Cong, dan menyita berbagai senjata dan amunisi Viet Cong.

Dalam misi ini SEAL bekerjasama dengan pasukan khusus SAS dari Selandia Baru dan Australia.

Kerjasama antar pasukan khusus itu tak menghadapi kendala karena baik tim SAS Selandia Baru maupun Australia mempunyai taktik tempur yang sama dengan SEAL.

Tugas SEAL makin meningkat saat Viet Cong dan pasukan Vietnam Utara melancarkan serangan ofensif besar-besaran, yaitu Tet Offensive pada 31 Januari 1968.

Baca juga: Sial Betul Nasib Buruh Ini, Sudah di-PHK Jadi Tersangka Pula, Cuma Gegara Namanya Kena Tag di Medsos

Sejumlah pleton AL diterjunkan di kawasan ChauDoc dan perbatasan Kamboja yang saat itu digempur oleh 4.000 pasukan VC.

Tugas utama SEAL adalah menghancurkan kamp-kamp Viet Cong dan melumpuhkan pasukan VC yang bertugas menjaga kamp.

Dalam misi itu SEAL berhasil menyita pabrik pembuatan granat dan sejumlah senjata berat lainnya.

Tapi misi SEAL pada tahun 1968 harus dibayar mahal karena sembilan anggotannya telah gugur.

Baca juga: Bahas Kelanjutan Liga, Manajemen PSMS Akan Kumpulkan Ferdinand Sinaga Cs

Awal tahun 1969 Perang Vietnam mulai dibahas di Paris dalam Paris Peace Talk hingga kemudian menghasilkan solusi gencatan senjata.

Tapi solusi Paris itu ternyata tak begitu berpengaruh kepada SEAL. Operasi rahasia terus dilanjutkan dan pelatihan untuk menghadapi Viet Cong pun dilanjutkan.

Hasil pelatihan itu mulai dipraktikkan.

Peleton SEAL bersama pasukan Vietnam Selatan yang telah dilatih khusus berhasil menghancurkan infrastruktur politik dan jaringan komunikasi Viet Cong.

Baca juga: Kisah Vasily Blokhin, Sang Algojo Pembantai 7.000 Nyawa Manusia, Akhir Hidupnya Berakhir Menyedihkan

Mereka bahkan berhasil menangkap sejumlah tokoh politik Viet Cong yang sedang berlayar di kawasan Delta Mekong.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved