Insentif Belum Cair Selama 10 Bulan, Ini Harapan Guru Honorer kepada Pemkab Deliserdang

Tenaga guru honorer di sekolah negeri di Kabupaten Deliserdang mengharapkan agar pencairan dana insentif bisa dirasakan pada Hari Guru

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Juang Naibaho
Tribun Medan / Indra Gunawan
Ratusan guru honorer Kategori 2 (K2) dan non Kategori melaksanakan aksi unjukrasa ke kantor Bupati Deliserdang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com - Ribuan guru honorer di sekolah negeri yang ada di Kabupaten Deliserdang mengharapkan agar pencairan dana insentif untuk mereka bisa dirasakan pada Hari Guru yang jatuh pada Rabu (25/11/2020) besok.

Hal ini lantaran sampai kini mereka belum ada mendapatkan informasi akurat kapan pencairan akan dilakukan Pemkab. Karena sejak dari awal tahun belum pernah terealisasi, kini terhitung sudah 10 bulan lamanya mereka menunggu-nunggu pencairan.

Salah seorang guru honorer yang meminta namanya untuk tidak dituliskan menyebut sangat berharap banyak agar pencairan insentif tersebut bisa menjadi kado terindah di hari guru.

Ia menuturkan, pada Juni lalu para guru honorer diarahkan oleh Dinas Pendidikan melalui Kepala Sekolah untuk membuka rekening di Bank Sumut.

Meski sudah dilakukan namun kenyataannya sampai sekarang belum ada pencairan honor para guru.

"Senang kali kami pak kalau bisa cair itu besok (hari ini), karena kan hari guru. Udah disuruh buka tabungan di Bank Sumut ya kami lakukan, tapi sekarang bukannya berisi malah terpotong teruslah uangnya. Kalau cair ya lumayan juga," ucap seorang guru perempuan ini.

Guru Sekolah Dasar (SD) asal Kecamatan Tanjung Morawa ini menyebut kini sesama guru honorer saling bertanya-tanya apakah sudah cair atau belum.

Dijelaskan kalau saat ini beberapa guru honorer sudah terbantu karena adanya pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Namun, belum semua guru menerima BLT tersebut.

“Kalau yang dari Pusat itu kan bertahap dapatnya (pengirimannya). Kalau yang di Kecamatan Batang Kuis katanya sudah cair tapi kalau kami yang dari Tanjung Morawa belum cair. Yang dari Pemkab inilah karena kalau dicairkan juga sekaligus lumayan juga besarannya. Ya bisa untuk bantu-bantu kehidupan ekonomi kita lah," katanya.

Informasi yang dihimpun Dinas Pendidikan Deliserdang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 9,6 miliar untuk insentif guru honorer yang ada di sekolah negeri mulai tingkat TK, SD dan SMP.

Pengalokasiannya sengaja dilakukan sejak tahun 2020 sebagai bentuk penghargaan yang diberikan oleh Bupati Ashari Tambunan.

Guru honorer yang bisa mendapatkannya adalah yang telah memegang SK Bupati dan jumlahnya mencapai 2.600 an orang.

Adapun jumlah keseluruhan guru honorer di Deliserdang tercatat sebanyak 3.000-an orang.

Kepala Dinas Pendidikan Deliserdang, Timur Tumanggor yang dikonfirmasi juga belum dapat memastikan kapan dana insentif tersebut sampai ke rekening masing-masing guru honorer.

Ia menyebut pihaknya terus mengusahakan agar secepatnya bisa dicairkan dananya karena saat ini sudah mereka proses ke bagian keuangan Pemkab.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved