Breaking News:

Kelompok Tani Sambut Bantuan Traktor dari Kementerian, Plt Kadis: Jangan Hanya Ketua yang Pakai

Plt Kadis Pertanian Kabupaten Toba Jerry Silaen menegaskan agar jangan hanya ketua kelompok tani yang menggunakan bantuan tersebut. 

TRIBUN MEDAN/MAURITS
BEBERAPA kelompok tani sedang menunggu pembagian bantuan traktor dari Kementerian Pertanian di Desa Landbouw, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Selasa (24/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Sambutan kelompok tani Kabupaten Toba menggema dan terdengar kuat saat menerima dapatkan bantuan traktor dari Kementerian Pertanian.  Teriakan "horas, Horas, Horas" bergema bersahut-sahutan. 

Bantuan alat pertanian traktor tersebut disalurkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Selasa (24/11/2020) di Desa Landbouw, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba. 

Terkait bantuan traktor tersebut, Plt Kadis Pertanian Kabupaten Toba Jerry Silaen menegaskan kepada seluruh kelompok tani yang datang agar jangan hanya ketua kelompok tani yang menggunakan bantuan tersebut. 

"Untuk bantuan ini, jangan hanya Ketua kelompok tani yang menggunakan. Ini diserahkan kepada kelompok tani agar seluruh kelompok tani menggunakannya," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pertanian Kabupaten Toba Jerry Silaen, Selasa (24/11/2020). 

"Untuk bantuan traktor pada hari ini ada 53 unit, diantaranya 49 atas kerjasama Kementerian Pertanian dan Pemkab Kabupaten Toba, itu yang kita laksanakan penyerahannya pada hari ini," katanya.

Dikatakannya, prasyarat penerima bantuan traktor tersebut adalah kelompok tani yang sudah terdaftar dalam aplikasi Kementerian Pertanian. 

Baca juga: Tabur Benih Ikan di Danau Toba, Dinas Pertanian Samosir Harap Tangkapan Ikan Masyarakat Meningkat

"Untuk bantuan Kementerian Pertanian ada 53  kelompok tani. Dia memang kelompok tani yang sudah masuk dalam aplikasi Kementerian Pertanian," lanjutnya. 

Jerry mengatakan, hingga saat ini, jumlah kelompok tani yang ada di Kabupaten Toba sebanyak 880 kelompok tani. 

"Jumlah kelompok tani kita se-Toba ada 880 unit. Alat yang ada sampai saat ini untuk traktor masih sekitar 200 unit," lanjutnya. 

Selain jumlah kelompok tani, ia juga sebutkan bahwa sebuah kelompok tani harus memiliki lahan potensi seluas 20 hektar. 

"Kelompok tani memiliki luas lahan per kelompok tani rata-rata lahan potensinya 20 hektar," ungkapnya. 

Pantauan Tribun-Medan.com, terlihat para kelompok tani sudah berada di lokasi pembagian bantuan traktor tersebut sambil mendengar pengarahan dari Kementerian Pertanian secara virtual. 

Plt Kadis Pertanian Jerry Silaen mengatakan, pihaknya masih berharap adanya bantuan alat pertanian lainnya untuk produktivitas pertanian di Kabupaten Toba. (cr3/tribun-medan.com) 

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved