BABAK Baru Eggi Sudjana Dipanggil Polisi Hari Ini, Tersangka Kasus Dugaan Makar Seruan People Power
Polda Metro Jaya memanggil Eggi Sudjana untuk keperluan melengkapi berkas kasus dugaan makar atas seruan people power.
TRIBUN-MEDAN.com - BABAK Baru Eggi Sudjana Dipanggil Polisi Hari Ini, Tersangka Kasus Dugaan Makar Seruan People Power.
Eggi Sudjana sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.
Eggi jadi tersangka kasus dugaan makar atas seruan people power yang dilontarkan pada 17 April 2019.
Baca juga: Mata Sembab Pengantin Wanita Berfoto Seorang Diri usai Ditinggal Tunangan di Hari Pernikahan
Penyidik Polda Metro Jaya memanggil Eggi Sudjana untuk keperluan melengkapi berkas kasus dugaan makar atas seruan people power.
Baca juga: Padahal Masih Saudara, Nathalie Holscher dan Astrid Kuya tak Akur, Singgung Pernikahan: Gue Cuek
Eggi dipanggil ke Polda Metro Jaya pada Kamis (3/12/2020) hari ini
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, pengusutkan kembali kasus Eggi Sudjana merupakan perintah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang ingin menuntaskan kasus-kasus lama.
Kasus Eggi Sudjana telah bergulir sejak 2019 lalu.
Pada Mei 2019, ia ditetapkan tersangka dan dilakukan penahanan di Polda Metro Jaya hingga pada akhirnya ditangguhkan.
"Sekarang ini kasusnya berlanjut karena memang skala prioritas programnya (Kapolda) juga menuntaskan kasus-kasus yang lama, menyangkut masalah Eggi itu masalah makar ya," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Rabu (2/12/2020).
Yusri menjelaskan, pemanggilan Eggi pada Kamis besok, untuk melengkapi berkas perkara kasus dugaan makar tersebut.
"Nanti kita cek semua (berkas perkara), Kita panggil (Eggi) untuk melengkapi. Kalau dipanggil sebagai tersangka kan untuk melangkapi (berkas)," kata Yusri.
Baca juga: Ijeck Beri 3 Pesan kepada Bobby Nasution jika Terpilih Jadi Wali Kota Medan
Eggi ditetapkan tersangka kasus dugaan makar atas seruan people power yang dilontarkan pada 17 April, di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.
Sejak 14 Mei, Eggi sempat ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Eggi kemudian mengajukan penangguhan penahanan dengan penjamin anggota Komisi 3 DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan pihak keluarga Eggi.
Permohonan penangguhan penahanan itu dikabulkan oleh penyidik sehingga Eggi keluar dari tahanan Polda Metro Jaya pada 24 Juni.
Pada 16 September 2019, Eggi mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo untuk meminta klarifikasi soal kasus yang menjeratnya.