TRAGIS, Balita Tewas Laka Maut Honda Jazz vs Kereta Api di Tebingtinggi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kereta Api Putri Deli Jurusan Medan-Tanjungbalai menghantam Honda Jazz di persimpangan palang rel kereta api Kelurahan Bagelen, Tebingtinggi

Tayang:
Penulis: Alija Magribi | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / HO
Warga memadati lokasi kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Putri Deli Jurusan Medan-Tanjungbalai vs Honda Jazz di persimpangan palang rel kereta api Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi Rabu (16/12/2020) sekira pukul 15.00 WIB sore. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com - Kereta Api Putri Deli Jurusan Medan-Tanjungbalai menghantam sebuah city car Honda Jazz di persimpangan palang rel kereta api Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi Rabu (16/12/2020) sekira pukul 15.00 WIB sore.

Mobil tersebut ditumpangi lima orang sekeluarga yang merupakan warga Jalan Asrama, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi.

Dalam insiden nahas tersebut, seorang balita usia 3 tahun, Dzihan Aisyah Putri, menjadi korban meninggal dunia.

Baca juga: Cerita Keluarga Jual Jenazah Putrinya Rp 173 Juta Dijadikan Pengantin Setan,Sebut Soal Keberuntungan

Baca juga: Sembunyi di Aceh, Tim Tabur Intel Kejatisu Tangkap DPO Zainal Sinulingga

Baca juga: RESMI! KPU Sergai Tetapkan Dambaan Pemenang Pilkada 2020, Sapu Bersih Kemenangan di Semua Kecamatan

Kasubbag Humas Polres Tebingtinggi AKP Joshua Nainggolan menyampaikan, selain Dzihan Aisyah Putri, empat penumpang termasuk sopir mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS Bhayangkara Tebingtinggi.

"Mobil penumpang Honda Jazz bernomor polisi BK 1756 QN ditabrak Kereta Api Putri Deli Nomor Lokomotif 2018312 jurusan Medan-Tanjungbalai yang melintas sore itu," ujarnya.

Polisi dan warga mengevakuasi kendaraan Honda Jazz yang terlibat kecelakaan versus Kereta Api Putri Deli di Kelurahan Bagelen Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, Rabu (16/12/2020) sekira pukul 15.00 WIB sore.
Polisi dan warga mengevakuasi kendaraan Honda Jazz yang terlibat kecelakaan versus Kereta Api Putri Deli di Kelurahan Bagelen Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, Rabu (16/12/2020) sekira pukul 15.00 WIB sore. (TRIBUN MEDAN / HO)

"Semula mobil Honda Jazz datang dari arah jalan Bagelen menuju arah Jalan Abdul Hamid, sedangkan dengan Kereta api Putri Deli datang dari arah Medan menuju arah Tanjung Balai," imbuh Joshua.

Saat itu, sopir Honda Jazz, Muhammad Joko Adiko (32) diduga tidak memperhatikan melintasnya kereta api dari sebelah kiri, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindarkan.

Kereta api yang datang dari kiri menghantam bagian pintu depan sebelah kiri dari mobil.

"Empat penumpang dan sopir mengalami luka ringan. Namun seorang orang anak luka berat dan meninggal saat dirawat ke RS Bhayangkara Tebingtinggi. Korban meninggal adalah anak si sopir," ujar Joshua.

Baca juga: Ratusan Umat Islam di Medan Gelar Aksi Bela Rizieq Shihab dan Penembakan 6 Laskar FPI

Baca juga: Pangdam Jaya Mayjen Dudung Bongkar Ada Tokoh Agama yang Adu Domba TNI Polri, Beri Respons Tegas

Baca juga: Anjing Bunting Dipukul dan Diusir Warga saat Akan Melahirkan, Akhirnya Bawa 8 Anaknya ke Semak-semak

Usai mengevakuasi para korban dari dalam mobil yang terlibat kecelakaan, Sat Lantas Polres Tebingtinggi membawa kendaraan ke Markas Sat Lantas Polres Tebingtinggi sebagai barang bukti.

"Kecelakaan ini masih diselidiki Satuan Lalu Lintas Polres Tebingtinggi," ujar Joshua.

(Alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved