Lantik Pengurus Lembaga Penjaminan Mutu, Yayasan Seri Amal Harap Dapat Tingkatkan Mutu Pendidikan
Kedepannya, ia juga berharap adanya LPM di Yayasan Seri Amal ini dapat menggerakkan para guru untuk dapat berkembang dan meningkatkan kualitas mutu.
TRIBUN-MEDAN.com - Yayasan Seri Amal melaksanakan pelantikan perdana Pengurus Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dengan penandatangan SK di kantor Yayasan Seri Amal, Jalan Hayam Wuruk No.11, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Rabu (20/1/2021).
Diketahui bahwa Lembaga Penjaminan Mutu ini menjadi pertama untuk jenjang SMA, SMP, dan SD di Sumatera Utara yang akan menerapkan dan mengawasi standarisasi mutu kualitas suatu sekolah.
Proses peluncuran dan pelantikan ini berlangsung lancar dengan diawali penandatangan SK pengurus dan juga kata sambutan dari Pembina Yayasan dan ketua LPM Yayasan Seri Amal serta laporan dari Ketua Yayasan Seri Amal.
Sebagai pembina di Yayasan Seri Amal, Sr. Yosephine mengungkapkan rasa senang akhirnya setelah melalui proses panjang, LPM dapat terbentuk dan dapat menjadi wadah bagi pendidik maupun siswa dalam meningkatkan mutu kualitas diri.
"Saya senang sekali karena sudah lama ini direncanakan tapi baru hari ini terlaksana. Meski dalam pandemi, mutu pendidikan harus tetap terjamin. Saya pikir ini menjadi sumbangan besar untuk negara untuk mencerdaskan anaka bangsa. Bagaimana kita menjamin mutu guru dalam situasi seperti ini dengan memberi pelatihan tertentu. Dengan ada LPM ini ada wadah untuk menjamin itu," ungkap Yosephine.
12 orang kepengurusan perdana LPM Yayasan Seri Amal ini diikuti oleh masing-masing perwakilan jenjang sekolah yakni, 2 perwakilan SD, 2 perwakilan SMP, 2 perwakilan SMA, dan selebihnya merupakan perwakilan yayasan.
Terkait penyeleksian ini, Ketua Yayasan Seri Amal Sr. Gerarda Sinaga menjelaskan jika ada beberapa tahap yang harus dilewati seperti Uji Kompetensi Guru.
"Proses rekrutmen dari uji kompetensi terhadap semua guru yang melihat jiwa kepemimpinannya dan kemudian ada Uji Kompetensi Guru (UKG). Dua ini kita hubungkan dan nilai tertinggi inilah yang kita rekrut," kata Gerarda.
Ketua LPM Yayasan Seri Amal, Losten Tamba mengungkapkan bahwa terbentuknya LPM Yayasan Seri Amal ini menjadi momen penting dan bersejarah untuk meningkatkan mutu sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Seri Amal.
"Jadi dengan penyusunan ini akan dilihat bagaimana menjamin standar mutu kemudian akan ada audit mutu sesuai dengan evaluasi diri yang dibuat oleh para kepala sekolah dan nantinya akan dibuat perencanaan berdasarkan audit mutu," tutur Losten.
Ada 18 sekolah dari unit SD, SMP, dan SMA Yayasan Seri Amal mulai dari Palangkaraya, Parsuburan, Besitang, dan kota Medan yang segera akan melakukan pelaksanaan program LPM di setiap jenjang.
Losten menuturkan bahwa sebelum penetapan SK, pengurus sudah mulai bergerak dengan mengadakan rapat perencanaan. Kemudian ia mengatakan bahwa rapat akan dilangsungkan kembali membahas mengenai Asesmen Kompetensi Minimal (AKM).
"Kami sudah rapat dengan menentukan program yang sudah kami susun pada 15 Januari lalu. Hari Jumat akan rapat kembali membahas terkait Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) berkaitan dengan Asesmen Nasional. Jadi kami adakan workshop dengan mengundang narasumber," ujarnya.
Mengenai LPM Yayasan Seri Amal ini, Losten menjelaskan kepentingan hadirnya LPM di tengah pendidikan. Baginya, adanya LPM ini dapat menjadi acuan sekolah untuk memantau mutu sekolah dan dapat melakukan evaluasi perbaikan kualitas pendidikan.
"Kalau tidak ada LPM berarti berjalan tanpa standar. Kalau ada LPM sudah jelas standarnya. Ini akan menjadi acuan oleh seluruh stakeholder di unit kami untuk bisa berlaku dan berjalan bersama. Kalau ada hal yang tercapai untuk tahun ini, kami akan pikirkan tahun depan agar kami tingkatkan standar itu," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lembaga-penjaminan-mutu-yayasan-seri-amal-di-aula-yayasan-seri-amal.jpg)