Air Terjun Aek Parapat, Lokasi Wisata yang Menawarkan Pemandangan Indahnya Bukit Barisan
Begitu juga dengan udara yang sejuk, sehingga membuat setiap hembusan nafas seseorang terasa lebih menyegarkan.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid |
TRIBUN-MEDAN.com, LABURA - Keindahan alam serta sambutan suara fauna yang indah seperti burung, membuat suasana terasa lebih menyenangkan.
Begitu juga dengan udara yang sejuk, sehingga membuat setiap hembusan nafas seseorang terasa lebih menyegarkan.
Hal ini dapat dirasakan saat mengunjungi satu diantarnya objek wisata yang berada di Desa Poldung, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara atau biasa yang dikenal Labura.
Adapun nama tempat wisata tersebut Air Terjun Aek Parapat.
"Perjalanan menuju air terjun yang berada di Desa Poldung ini sangat menantang. membutuhkan skill tingkat dewa lah bisa dibilang atau tenaga yang betul-betul prima. Selama perjalanan pun kita akan disungguhkan pemandangan bukit barisan," ucap Ahmadi seorang pengunjung asal Labura, Selasa (26/1/2021).
Lanjut pria yang merupakan salahseorang mahasiswa swasta di Kota Medan, bila pengunjung tertarik menghampiri Air Terjun Aek Parapat, disarankan untuk membawa pemandu yang sudah pernah sebelumnya ke air terjun tersebut.
"Kalau belum ada yang pernah ke air terjunnya, jangan coba-coba kalo tidak membawa pemandu. Bisa pakai jasa orang sana yang berada di Kecamatan Aek Natas. Kalau bisa pun datang kesana ketika kondisi cuaca lagi cerah lah," ucap Ahmadi.
Karena kondisi jalan yang kurang mempuni, disarankan pengunjung selalu memperhatikan keselamatan dan berhati-hati. Jalan yang bebatu, serta tanah yang licin ketika hujan, membuat adrelanin makin terpacu.
"Di sepanjang jalan pinggir-pinggir dinding bukit, kalo menoleh ke kanan bawah, sudah jurang di depan mata kita. Jadi tetap hati-hati lah," ujar Ahmadi.
Sementara itu, medan perjalanan dengan kondisi yang naik turun, serta tekongan yang menanjak, menambah adrenalin pengunjung kian menantang.
"Kalau pengunjung datang naik sepeda motor, apalagi matic, lebih bagus jangan lah. Kasihan sepeda motornya. Kabanyakan sih, banyak yang gak sanggup nanjak. Terpaksa lah di sorong," ujar Ahmadi.
Maka dari itu, sebelum berangkat kondisikan kendaaran pribadi anda sebaik mungkin, agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.
"Nanti ada satu desa namanya Rombusan, cuma di sana tidak ada bengkel sepeda motor. Usahakan ya bawa kayak pompa gitulah. Entar dari Rombusan ke Poldung menempuh jalan dua jam. Di situ lah nanti baru adrenalin kita diuji," ucap Ahmadi sembari tertawa.
Adapun rute yang dilalui menuju air terjun, ada jalur alternatif yang bisa dilalui untuk tiba di Desa Poldung. Yaitu melalui, simpang Koramil Aek Kota Batu, kemudian lanjut ke Desa Meranti Omas. Setelah itu, lanjut ke Simpang Tarundi - Darussalam.
Kemudian, masuk lagi ke Desa Rombusan melewati pabrik PKS, simpang Hapalang - Simartolu - Situngguk - Parsiluman - dan berakhir di Desa Poldung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/air-terjun-aek-parapat-yang-berad-di-desa-poldung-kecamatan-aek-natas-labuhanbatu-utara.jpg)