Breaking News:

Update Covid19 Sumut 26 Januari 2021

Sudah 30 Persen Tenaga Kesehatan di Medan Disuntik Vaksin Covid-19

Perkembangan penyuntikan vaksin Covid-19 kepada para tenaga kesehatan (nakes) di Kota Medan telah mencapai 30 persen lebih dari total jumlah nakes

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Juang Naibaho
Hani / Tribun Medan
Proses penyuntikan vaksin Covid-19 bagi tenaga kesehatan di Puskesmas PB Selayang II, Senin (25/1/2021). Sebanyak 38 tenaga kesehatan sudah disuntik vaksin Covid-19 di Puskesmas Padang Bulan (PB) Selayang II, Kelurahan Selayang, Kecamatan Medan Selayang.  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Perkembangan penyuntikan vaksin Covid-19 kepada para tenaga kesehatan (nakes) di Kota Medan telah mencapai 30 persen lebih dari total jumlah nakes di Kota Medan.

Proses pemberian vaksin Sinovac yang dimulai sejak 18 Januari 2021 itu, dilakukan di 40 rumah sakit dan 41 Puskesmas di Kota Medan.

"Sejauh ini cukup baik, proses vaksinasinya tadi siang saya lihat sudah sekitar 31 sampai 32 persen dari total nakes di Kota Medan. Nakes kita di Medan ada di angka 21 ribu orang," ucap juru bicara (jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Medan, Mardohar Tambunan kepada tribun-medan.com Selasa (26/1/2021).

Dikatakan Mardohar, pihaknya harus menjalani beberapa tahap sebelum melakukan proses vaksinasi kepada para nakes. Termasuk soal data nakes yang sudah pernah menjadi penyintas hingga sedang terjangkit Covid-19.

"Masalahnya kan ada pada data real juga, mana-mana nakes yang tidak perlu di vaksin lagi. Misalnya mereka yang pernah jadi penyintas, mereka yang masih dirawat, mereka yang hamil, menyusui dan sebagainya, karena mereka itu tidak boleh divaksinasi," ujarnya.

Selain itu, Mardohar juga menyebutkan, ada beberapa kendala teknis yang sering dialami pihaknya saat akan menjalani proses vaksinasi.

"Misalnya saat hendak di vaksin, kan kita cek dulu itu tekanan darahnya, ternyata ada yang tekanan darahnya tinggi. Itu jelas gak bisa kita vaksin, maka kita tunda dan kita alihkan ke nakes yang lain," katanya.

Begitu pun, Mardohar mengatakan jika proses vaksinasi Covid-19 kepada para nakes di Kota Medan akan selesai pada akhir bulan Januari 2021 ini.

"Target kita, semua nakes selesai di vaksin di akhir bulan ini, tentunya mereka yang masuk dalam kategori bisa di vaksin. Kebutuhan vaksin nya sudah tercukupi, kalau 21 ribu nakes yang mau divaksin, berarti kita butuh 42 ribu vaksin karena setiap orang dapat 2 vial. Tetapi kembali lagi, dari 21 ribu itu pasti cukup banyak juga yang masuk dalam kategori bukan penerima vaksin," tandasnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved