Breaking News:

Update Covid19 Sumut 12 Februari 2021

Minimalisir Waktu Verifikasi Data, Vaksinasi Tenaga Kesehatan Kini Gunakan Data KPCPEN

Saat ini pemerintah pusat telah memberikan arahan kepada Pemerintah Daerah jika proses vaksinasi cukup berdasarkan data KPCPEN

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Tribun Medan / Victory
RIBUAN tenaga kesehatan mengikuti Pekan Vaksinasi Covid-19 di Pendopo Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Rabu (10/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan sedang berlangsung di hampir seluruh wilayah di Indonesia. Di Kota Medan, vaksinasi tenaga kesehatan dimulai pada 19 Januari 2021 lalu.

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan Mardohar Tambunan mengatakan, awalnya verifikasi data tenaga kesehatan kerap memakan waktu lama dan terdapat gangguan.

"Memang terkadang ada gangguan dari servernya, karena proses verifikasi itu perlu ke website satu ke website lainnya. Itulah yang kita sederhanakan," ujarnya, pekan lalu.

Mardohar menuturkan, saat ini pemerintah pusat telah memberikan arahan kepada Pemerintah Daerah jika proses vaksinasi cukup berdasarkan data KPCPEN (Komisi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional).

Hal ini guna meringkas proses verifikasi data yang selama ini memakan waktu yang lama.

"Jadi asal sudah terdaftar namanya di KPCPEN, dan sudah mendapatkan SMS maka sudah bisa langsung disuntikkan, tidak lagi harus mencocokkan datanya dengan data yang ada di sistem lainnya," jelasnya.

Terkait ketersediaan Rumah Sakit, Mardohar mengakui jika masih ada beberapa RS yang memiliki kamar isolasi yang masih kosong. Akan tetapi, sejumlah RS justru ada yang mengaku sudah penuh atau hampir penuh ruang isolasinya.

"Sebab masyarakat ini kan ada juga yang milih-milih RS, makanya kita juga meminta kepada pihak RS supaya dapat menyediakan ruang isolasi tambahan," imbuhnya.

Untuk itu, Mardohar mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Medan untuk tetap meningkatkan protokol kesehatan di masa pandemi yang saat ini belum berakhir.

Sebab saat ini, tren peningkatan penyebaran Covid justru sedang meningkat.

"Jangan kita berfikir, kalau kondisi pandemi ini bisa berakhir begitu saja, kalau tidak ada ikhtiar dari kita dengan menjaga protokol kesehatan secara ketat. Cepat atau lambat, proses vaksinasi akan segera dilakukan secara massal atau kepada masyarakat luas, maka kita meminta kepada masyarakat agar menyukseskan vaksinasi di Kota Medan dengan tetap menjaga prokes secara ketat," ungkapnya.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved