Breaking News:

Kunjungi Desa Denai Lama, Komisi X DPR Apresiasi Pemkab Deli Serdang

Komisi X DPR RI memberikan apresiasi kepada Pemkab Deli Serdang atas pengembangan Desa Denai Lama menjadi tempat pariwisata.

DOK. Pemkab Deli Serdang
Komisi X DPR RI didampingi Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan melakukan kunjungan ke Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang pada Selasa (16/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com – Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sofyan Tan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang yang telah menjadikan Desa Denai Lama sebagai salah satu destinasi wisata di Deli Serdang.

“Kami sangat kagum dengan destinasi wisata Kabupaten Deli Serdang. Begitu masuk lokasi, rasa lelah langsung hilang karena terkesima dengan wisata cantik dan bagus,” kata Sofyan.

Hal tersebut diucapkan Sofyan saat berkunjung ke Kabupaten Deli Serdang di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Selasa (16/2/2021).

Kunjungan Komisi X DPR tersebut diselenggarakan dalam rangka reses hari ke dua di Kabupaten Deli Serdang. Dalam kunjungan ke Denai Lama, rombongan singgah di Sanggar Lingkaran dan Agrowisata Paloh Naga.

Sofyan menuturkan, keberadaan destinasi wisata di Deli Serdang merupakan salah satu program nyata dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat, sekaligus membentuk anak-anak agar memiliki visi ke depan.

Untuk membentuk visi anak-anak, lanjut Sofyan, pemerintah daerah perlu memberikan pendidikan dengan lingkungan dan suasana yang baik.

“Pendidikan yang baik bisa tercipta apabila ekonomi masyarakat meningkat. Destinasi wisata ini membantu masyarakat meningkatkan penghasilan. Degan begini, kepedulian masyarakat terhadap pendidikan akan meningkat,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Sanggar Lingkaran sekaligus Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sastro 316 Desa Denai Lama Irwanto menjelaskan, Sanggar Lama merepresentasikan program pendidikan, literasi perpustakan, dan seni budaya.

“Sanggar ini berguna agar anak-anak di Desa Denai Lama bisa mengenal budaya sendiri dan menjadi bagian dari orang-orang yang mau mengembangkan budaya tersebut,” kata Irwanto dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Medan, Rabu (17/2/2021).

Selain itu, kata Irwanto, sanggar tersebut menjadi sinergitas pengembangan pemberdayaan masyarakat, terutama bagi anak-anak remaja.

Halaman
12
Penulis: AMALIA PURNAMA SARI
Editor: AMALIA PURNAMA SARI
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved