Pembunuhan Sadis Pasutri di Binjai, Begini Kata Keluarga Korban
Duka mendalam menyelimuti keluarga pasangan suami istri (pasutri) bernama Sugianto (56) dan Astuti (59) yang tewas dibunuh.
Kondisi korban dipenuhi luka tusukan pada bagian wajah dan kepala.
Kondisi jasad Astuti mengalami luka tusuk di leher dan memar di kepala yang ditemukan dalam keadaan telungkup, sedangkan jasad Sugiono kepalanya pecah diduga akibat dihantam benda tumpul.
"Polisi sudah mengambil keterangan Alika (19) selaku anak korban, Yamin (48) selaku adik ipar korban dan Putra (32) selaku menantu korban. Masih lidik," pungkas Siswanto.
Diberitakan sebelumnya, warga Binjai dihebohkan dengan te,uan dua mayat pasangan suami istri yang diduga dibunuh di perkebunan tebu PTPN II Kel Tunggurono Kec Binjai Timur, Senin (22/2/2021).
Korban adalah Sugianto (56) dan Astuti (59). Keduanya warga Desa Sei Mencirim Dsn 7 Kampung Banten Kecamatan Kutalimbaru.
Kedua korban diduga menjadi korban kesadisan pelaku begal di Kota Binjai saat hendak belanja ke Pasar Tavip Binjai.
Pasalnya, sepeda motor matik Vatio warna putih yang dikendarai kedua korban hilang, atau tidak berada di lokasi mereka ditemukan.
Anak korban, Alika (19) mengatakan, orangtuanya pergi belanja sekitar pukul 04.07 WIB ke Pasar Tavip Kota Binjai. Namun, tidak seperti biasanya, hingga pukul 06.00 WIB ayah dan ibunya tidak juga sampai di rumah.
"Ayah sama mamak kenapa gak pulang, gak kayak biasa. Saya pun bilang ke Paman (Yamin) untuk pergi mencari orangtua saya," katanya.
Selanjutnya Alika beserta abang iparnya, Putra berangkat untuk mencari dan menyisir sepanjang jalan dari rumah hingga ke Pasar Tavip.
Kemudian Alika bertanya kepada salah satu pedagang di Pasar Tavip untuk memastikan apakah kedua orangtuanya ada datang untuk berbelanja.
"Tempat belanja orangtua bilang ayah dan ibu ada datang berbelanja dan sempat membeli jengkol sekira pukul 05.30 WIB," ungkapnya.
Di saat bersama upaya pencarian dilakukan paman korban, dengan menyisir sepanjang Jalan Gajah Mada, Binjai.
Setibanya di perempatan jalan Kebun Dsn XII paman korban melihat ada dua orang yang tergeletak di dalam parit sudah tidak bernyawa.
Kemudian paman korban langsung memberitahukan kepada pihak Polsek Binjai Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/keluarga-pasutri-yang-dibunuh-di-binjai.jpg)