Usai Dilantik Jadi Wali Kota, Bobby Nasution: Jalan Rusak di Medan Akan Selesai Dua Tahun
Wali Kota Medan yang baru saja dilantik, Bobby Afif Nasution langsung mengobarkan optimisme dalam menyelesaikan masalah infrastruktur di Kota Medan.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan yang baru saja dilantik, Bobby Afif Nasution langsung mengobarkan optimisme dalam menyelesaikan masalah infrastruktur di Kota Medan.
Hal ini disampaikannya dalam pidato perdananya di Rapat Paripurna DPRD Medan, Jumat (26/2/2021).
Bobby mengatakan sebagai Kota Metropolitan, masih banyak permasalahan infrastruktur yang belum teratasi di Kota Medan, seperti jalan berlubang.
"Permasalahan infrastruktur di Kota Medan masih sangat banyak. Kita sama-sama tahu bagaimana kondisinya saat ini," ujar Bobby.
Dalam pidatonya, Bobby Nasution menyampaikan, permasalahan infrastruktur di Kota Medan akan selesai dalam waktu dua tahun jabatannya bersama Aulia Rachman
"Saya yakin dengan semangat kita bersama, dengan berkolaborasi, permasalahan infrastruktur akan selesai dalam waktu dua tahun. Saya yakin permasalahan infrastruktur dapat kita selesaikan," katanya.
Bobby menuturkan terdapat tiga kepemilikan ruas jalan yang ada di Kota Medan. Yakni milik Pemerintah Kota Medan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan Pemerintah Pusat.
"Di Medan terdapat tiga bagian jalan, yakni ada yang dikuasai pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan Pemerintah Kota Medan," ujarnya.
Ditemui usai memberikan pidato perdana, Bobby sempat disinggung mengenai dana untuk perbaikan infrastruktur di Kota Medan.
Bobby pun menjawab lugas akan menggunakan dana APBD.
"Ya kita cukupkan lah, kalau dikelola dengan baik akan cukup," katanya.
Kekurangan Dana
Diketahui, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan membutuhkan anggaran sebesar Rp 662 miliar setiap tahunnya untuk perbaikan jalan.
Namun, hampir setiap tahun dana yang dianggarkan untuk perbaikan jalan di Kota Medan tidak mencukupi untuk perbaikan yang maksimal.

Kepala Dinas PU Medan, Zulfansyah Ali Syahputra, beberpaa waktu lalu, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil kajian Dinas PU Medan, Kota Medan memiliki total ruas jalan sepanjang 3.279 Km.
Dari seluruh ruas jalan yang ada, setiap tahunnya sebesar 5 persen membutuhkan perbaikan dan perawatan. Artinya setiap tahun sekitar 163 Km ruas jalan di Kota Medan dibutuhkan perbaikan dan perawatan.
"Kota Medan memiliki total ruas jalan sepanjang 3.279 Km. Berdasarkan hasil kajian Dinas PU Kota Medan, dari total ruas jalan yang ada, 5 persen di antaranya butuh perbaikan atau perawatan setiap tahun," ujar Zulfansyah saat dihubungi tribun-medan.com, Senin (4/1/2021).

Lebih lanjut ia menuturkan, jika diuangkan maka dana yang dibutuhkan setiap tahunnya adalah sebesar Rp 662 miliar khusus untuk perbaikan dan perawatan jalan.
"Kira-kira 163 Km yang butuh perbaikan setiap tahun. Kalau dirupiahkan anggarannya mencapai Rp 662 miliar per tahun, itu khusus untuk jalan saja," tambahnya.
Untuk tahun 2021, Zulfansyah mengatakan anggaran yang tersedia untuk perbaikan dan perawatan jalan sebesar Rp 101 miliar.
Ia mengaku anggaran ini masih kurang untuk perbaikan jalan yang maksimal. Sehingga, kata dia, akan dilakukan dengan sistem skala prioritas.
"Ya kalau mengikuti hasil kajian tentu kurang, tapi akan kita maksimalkan. Makanya dibutuhkan skala prioritas, mana yang memang benar-benar butuh perbaikan. Tapi tidak semua bisa tersentuh. Yang rusaknya sedikit dipecing atau tambal sulam, itu cara mensiasatinya," jelasnya.

Diketahui, Bobby Nasution dan Aulia Rachman dilantik oleh Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi, Jumat (26/2/2021) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.
Bobby-Aulia dilantik di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Medan bersama lima kepala daerah lainnya. Mereka akan menjabat sebagai kepala daerah pada periodesasi 2021-2024.
Usai memimpin pengambilan sumpah jabatan dan pemasangan pangkat serta tanda jabatan, Gubernur Edy lalu membacakan amanat Presiden RI, Joko Widodo.
"Saya Gubernur Sumut dengan resmi melantik saudara-saudara berdasarkan Keputusan Mendagri, di Provinsi Sumut. Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan," ucap Edy.
Sementara itu adapun mereka yang dilantik selain Wali Kota dan Wali Kota Medan, yakni Wakil Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Wali Kota-Wakil Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial-Waris.
Lalu Bupati dan Wakil Bupati Serdangbedagai Darma Wijaya-Adlin Umar Yusri Tambunan, Bupati dan Wakil Bupati Asahan Surya-Taufik Zainal Abidin serta terakhir Bupati dan Wakil Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor-Oloan P Nababan.
Pelantikan itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hasanuddin, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting dan sejumlah pimpinan Forkopimda Sumut lainnya.
(cr14/tribun-medan.com)