Presiden China Xi Jinping Mendadak Puji Jack Ma, Gegara Dukung Petani Menghasilkan Rp 2,2 Kuadriliun

Hubungan Jack Ma dan Presiden China Xi Jinping sempat tegang sejak akhir tahun 2020 lalu. Bahkan sempat dikabarkan Jack Ma hilang.

Editor: AbdiTumanggor
ISTIMEWA
Presiden China Xi Jinping dan Jack Ma (kanan). 

Sebelumnya sempat bersiteru, Presiden Xi Jinping Puji Jack Ma dan Berikan Sertifikat ke Alibaba sebagai model Pengentasan Kemiskinan Nasional. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Hubungan Jack Ma dan Presiden China Xi Jinping sempat tegang sejak akhir tahun 2020 lalu.

Hal itu berujung pada penerapan peraturan baru yang membatasi ruang gerak bisnis Jack Ma.

Kini, Jack Ma tampaknya mulai memenangkan sedikit dukungan dari Presiden China Xi Jinping

Perusahaan Alibaba milik Jack Ma menjadi salah satu dari ratusan perusahaan yang mendapat pujian dari Xi minggu ini, seperti melansir CNN pada Sabtu (27/2/2021).

Apresiasi itu disampaikan dalam perayaan untuk mendukung kampanye penghapusan kemiskinan ekstrem yang diselenggarakan selama bertahun-tahun di negara itu.

Alibaba disebut sebagai "model" dari "pengentasan kemiskinan nasional," menurut sertifikat yang diterimanya dari pemerintah.

Perusahaan pun langsung memposting sertifikasi di akun Weibo-nya.

Alibaba minggu ini menarik perhatian karena membantu petani menjual produk pertanian senilai 155 miliar dollar AS (Rp 2,2 kuadriliun) melalui situs web e-commerce, untuk mendukung kampanye Xi.

Jika di rupiahkan, angka Rp 1 kuadriliun setara dengan Rp 1.000 triliun. Nah, kalau Rp 2,2 kuadriliun sama dengan Rp 2.200 triliun. 

Media pemerintah China juga memberikan apresiasi pada e-commerce tersebut.

China Youth Daily yang dikelola pemerintah menerbitkan sebuah laporan pada Rabu yang memuji perusahaan atas inovasinya.

Alibaba disanjung karena telah menggunakan algoritma AI untuk membantu para petani beternak ayam, membantu orang menjual produk pertanian melalui streaming langsung, memberikan pendidikan dan pelatihan kepada wanita miskin di pedesaan, dan memberikan pinjaman ke daerah pedesaan melalui layanan perbankan online-nya.

Pujian yang didukung pemerintah adalah kabar baik bagi Alibaba dan Ma, yang selama berbulan-bulan mendapat tekanan yang semakin intensif dari Beijing. Khususnya terkait sektor teknologi negara itu, termasuk penyelidikan anti-trust terhadap perusahaannya.

Afiliasi teknologi keuangan digital raksasa, Ant Group, juga diharapkan menjalani restrukturisasi besar-besaran untuk memuaskan regulator Beijing.

Halaman
12
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved