Breaking News:

TRIBUN-MEDAN-WIKI: Menilik Tradisi Adat Turun Tanah pada Masyarakat Melayu Langkat

Jika dari sudut padang masyarakat Melayu Langkat, tradisi Adat Turun Tanah merupakan salah satu tradisi yang turun menurun dilaksanakan.

Penulis: Aqmarul Akhyar | Editor: Juang Naibaho
Ist
Tradisi Adat Turun Tanah pada Masyarakat Melayu Langkat 

Laporan Reporter Tribun Medan/Aqmarul Akhyar

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com - Populasi masyarakat suku Melayu terdapat di beberapa daerah di Sumatera Utara, antara lain di kawasan Kota Medan, Batubara dan Langkat. Di kawasan tersebut, masyarakat Melayu melahirkan tradisi yang berbeda-beda.

Satu di antaranya tradisi Adat Turun Tanah pada masyarakat Melayu, Kabupaten Langkat. Jika, menilik tradisi Adat Turun Tanah ini, tentunya tak hanya terdapat pada masyarakat Melayu Langkat.

Pada suku Jawa dan Melayu Riau terdapat juga tradisi seperti itu. Jika dari sudut padang masyarakat Melayu Langkat, tradisi tersebut merupakan salah satu tradisi yang turun menurun dilaksanakan.

Dilansir dari Skripsi di Universitas Sumatera Utara, masyarakat Melayu Langkat mayakini bahwa jika seorang anak menjalani tradisi turun tanah. Maka, anak tersebut akan jauh dari hal-hal yang negatif atau kesialan dalam hidupnya.

Tradisi adat turun tanah pada anak masyarakat Melayu Langkat memiliki tahapan-tahapan yang dimana setiap tahapan itu sebernarnya memiliki makna dan fungsinya. Apalagi pada Masyarakat Melayu yang khususnya adalah masyarakat Sei Bilah Kabupaten Langkat.

Budayawan Langkat, Zainal arifin, AKA, mengatakan Adat Turun Tanah pada masyarakat Melayu sama dengan tradisi Adat Turun Air.

Tradisi ini sudah berkembang sejak dahulu, baik di masa kerajaan hingga saat ini. Namun, tradisi ini sudah jarang dilakukan di Langkat.

Tahapan Pelaksanaan Tradisi Adat Turun Tanah

Zainal menceritakan tahapan pelaksanaan tradisi Adat Turun Tanah di Melayu Langkat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved