Murah dan Mudah Impor Barang dengan Pasar yang Sangat Menjanjikan
Dengan menjadi member Importir.org banyak keuntungan yang didapatkan, salah satunya tidak perlu repot dalam hal perizinan
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Importasi barang kini menjadi salah satu bisnis yang diminati. Namun sayangnya masih banyak yang beranggapan bahwa importasi membutuhkan modal besar dan harus dalam jumlah besar.
"Kita hadir untuk menepis mitos bahwa impor harus dalam kuantitas yang besar dan butuh modal besar. Kita tahu enggak semua orang punya modal yang besar, makanya kita sifatnya sebagai konsolidator agar importir dengan modal kecil juga bisa mengimpor barang," kata Branch Manager Importir.org Cabang Medan Jonathan.
Hal tersebut ia ungkapkan saat menjadi narasumber di Bincang Bincang Bisnis dari studio Tribun Medan, Kamis (4/3/2021) sore. Ia mengatakan, Importir.org ini adalah sebuah perusahaan yang menjadi konsolidator untuk membantu membernya dalam melakukan impor barang.
Baca juga: Seminar Importir.org, Importasi Barang Bisa Raup Keuntungan hingga Ratusan Persen
"Fokusnya untuk dijual lagi dan mendapatkan profit atau keuntungan. Dengan menjadi member Importir.org banyak keuntungan yang didapatkan, salah satunya tidak perlu repot dalam hal perizinan di Bea Cukai karena itu semua kita yang urus," lanjutnya.
Selain itu, keuntungan yang didapatkan member adalah bisa impor dari berbagai negara selama regulasinya sesuai. Member juga bisa memanfaatkan infrastruktur berupa gudang Importir.org yang sudah ada di China.
"Sebelum barangnya dikirim ke Indonesia kita juga akan cek barangnya agar sesuai dengan yang diharapkan oleh member. Fasilitas ini jarang didapatkan importir," katanya.
Member juga akan mendapatkan skill set seperti cara menggunakan FB Ads, tips jualan di marketplace, dan lainnya. Member juga akan dapat pendampingan penuh dari Importir.org untuk sukses jualan di marketplace.
"Untuk dokumen Bea Cukainya kita sudah urus semua, member hanya perlu memikirkan memasarkan produknya dan strategi marketingnya," katanya.
Jika ingin menjadi member Importir.org harus tahu wawasannya dulu khususnya mengenai tahap importasi. Tujuannya adalah agar saat melakukan impor tahu cara menghitung keuntungannya.
"Untuk awalnya bisa ikutan seminar kita dulu. Lalu ada membership yang dibayarkan tapi kita sekarang ada promo karena pembukaan cabang di Medan, calon member tak perlu membayar biaya membership tapi hanya perlu membayar deposit ongkos kirimnya," katanya.
Depositnya ada tiga jenis ada satu CBM, tiga CBM, dan enam CBM. Fitur yang didapatkan akan berbeda-beda. Untuk pengiriman barang, tersedia dua cara yaitu jalur udara dan laut.
"Untuk jalur udara kita hitungannya per kilogram dan lama waktunya maksimal dua minggu. Sedangkan untuk kapal laut hitungannya volume dengan waktu pengiriman 30 sampai 40 hari," katanya.
Menurut Jonathan, bisnis importasi itu sebenarnya yang paling besar di Indonesia, banyak penjual yang mengambil barang dari luar kemudian dijual kembali di Indonesia. Jadi pasar Indonesia ini sangat menjanjikan karena jumlah konsumennya juga banyak.
Mayoritas saat ini yang diimpor adalah barang kebutuhan sehari-hari seperti kaus kaki, peralatan masak, hingga mesin-mesin besar.
"Salah satu tips untuk memilih barang untuk dijual adalah adalah lihat apa yang sedang tren di luar negeri. Itu yang akan masuk ke Indonesia. Kalau kita bisa masuk lebih awal dengan impor produk tersebut, kita akan lebih banyak keuntungan yang diraup," katanya.
Ia mengatakan saat memulai importasi barang, kendala paling banyak yang ditemui adalah perizinan karena enggak semua orang tahu tahapannya. Hal-hal ini yang sering terlewatkan sehingga barang importir tertahan dan tidak bisa keluar dari Bea Cukai. Namun dengan menjadi member Importir.org perizinan tak menjadi masalah lagi.
Miliki 4.000 Member
Importir.org ini berdiri sejak 2015. Importir.org kini sudah memiliki lebih dari 4.000 member yang tersebar di seluruh Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/branch-manager-importirorg-cabang-medan-jonathan.jpg)