Breaking News:

Gebrakan Bobby Nasution

Begadang Masuk Hiburan Malam, Mantu Presiden Ungkap Kekesalannya pada Pengelola Diskotek

Wali Kota Medan M Bobby Afif Nasution ungkap kekesalannya pada pengelola diskotek yang membandel dan tidak patuhi aturan

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
HO
Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Wakil Wali Kota Aulia Rachman saat melakukan sidak di lokasi hiburan malam, Jumat (12/3/2021) tengah malam. Bobby meminta agar pengelola hiburan malam mematuhi Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penanganan Covid-19. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, yang tak lain mantu Presiden Joko Widodo terpaksa begadang masuk hiburan malam di Kota Medan.

Tujuannya, untuk melihat apakah lokasi hiburan malam mematuhi aturan atau tidak.

Sebab, Bobby tidak ingin lokasi hiburan malam justru menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Baca juga: Mantu Presiden Jokowi Masuk Lokasi Hiburan Malam Dengarkan Dentuman Musik, Lakukan Ini ke Pengelola

Bobby pun mengungkap kekesalannya pada pengelola diskotek yang masih membandel.  

"Masa enggak pengin kita Kota Medan ini keluar dari zona merah. Kalau zona merah ini hilang, perekonomian di Kota Medan pasti meningkat," kata Bobby, Sabtu (13/3/2021).

Dia menuturkan, pengelola hiburan malam Shoot, di Jalan Pattimura Kelurahan Darat, Kecamatan Medan Baru dinilai mengangkangi Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan No. 188.55/1191, terkait Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kota Medan.

Seharusnya, kata Bobby, sudah menjadi kewajiban pengelola hiburan malam untuk sama-sama menjaga situasi Kota Medan, agar penyebaran Covid-19 tidak meluas.

Baca juga: Dikawal Paspampres, Wali Kota Medan Tinjau Parit Sulang Saling yang Bakal Antisipasi Banjir di Medan

"Itu memang harus kita lakukan. Monitoring secara berkala, karena hari ini kita lihat Kota Medan kan masih zona merah," tuturnya.

Ia juga meminta pengertian kepada para pelaku usaha agar dapat mematuhi imbauan yang diberikan oleh pemerintah.

"Jadi perlu dipahami juga, bukan kita jahat menutup tempat hiburan malam itu, karena sudah ada perwal nya, sudah ada imbauannya juga," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved