Breaking News:

Bahas Renja 2021, Pemkab Deli Serdang Ungkap Pelaksanaan Pembangunan Dirumuskan Bersama

Forum perangkat daerah Kabupaten Deli Serdang akan berlangsung selama tiga hari. Mulai dari Senin (15/3/2021) hingga Rabu (17/3/2021).

Dok. Humas Pemkab Deli Serdang
Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Deli Serdang Putra Jaya Manalu mewakili Sekdakab Deli Serdang Darwin Zein saat membuka forum perangkat daerah atau lintas perangkat daerah pembahasan rancangan rencana kerja (Renja) Kabupaten Deli Serdang 2021 secara resmi di Wing Hotel Kualanamu, Senin (15/3/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com – Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Deli Serdang Putra Jaya Manalu mengatakan, berbagai keputusan dalam pelaksanaan pembangunan dirumuskan secara bersama dan dilaksanakan secara berjenjang atau bertahap.

“Salah satu jenjang atau tahapan yang merupakan rangkaian sistem perencanaan tersebut adalah forum perangkat daerah atau lintas perangkat daerah,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang Tribun Medan terima, Selasa (16/3/2021).

Pernyataan itu Putra sampaikan mewakili Sekdakab Deli Serdang Darwin Zein saat membuka forum perangkat daerah atau lintas perangkat daerah pembahasan rancangan rencana kerja (renja) Kabupaten Deli Serdang 2021 secara resmi di Wing Hotel Kualanamu, Senin (15/3/2021).

Forum tersebut turut dihadiri Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Deli Serdang Remus Hasiholan Pardede, para staf ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kabupaten Deli Serdang, dan Camat se-Kabupaten Deli Serdang.

Forum perangkat daerah Kabupaten Deli Serdang akan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai Senin (15/3/2021) hingga Rabu (17/3/2021).

“Forum ini cukup strategis karena akan mempertemukan usulan yang bersifat spasial atau kewilayahan berdasarkan kecamatan dengan usulan yang bersifat teknis dari perangkat daerah,” ucap Putra.

Kedua usulan tersebut, lanjut dia, akan dirumuskan berdasarkan target capaian sasaran dan prioritas pembangunan 2022.

Dari hasil kedua sumber usulan, maka akan menghasilkan rancangan renja perangkat daerah bercirikan aspiratif dan mampu memenuhi prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.

“Oleh karena itu, proses perencanaan partisipatif sangat diperlukan sebagai proses perencanaan atas bawah (top down) dan bawah atas (bottom up),” ucap Putra.

Selanjutnya, dari proses perencanaan akan diselaraskan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) di tingkat desa atau kelurahan, kecamatan, kabupaten atau kota, provinsi dan nasional.

Hasilkan rancangan renja yang baik

Halaman
12
Penulis: Dwi Nur Hayati (CM)
Editor: Amalia Purnama Sari (CM)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved