Amerika Marah, Ancam Gempur Korut, Jenderal Lloyd Austin: Pasukan Kami Siap Tempur Malam Ini

Sementara itu AS dan Korea Selatan kembali menggelar latihan militer setelah jeda selama lebih dari setahun karena pandemi virus corona.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
ISTIMEWA/AP
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin. 

Para ahli sedang mempertimbangkan potensi kompromi yang akan membekukan kegiatan nuklir Korea Utara dengan imbalan pelonggaran sanksi.

“Kami berkomitmen untuk denuklirisasi Korea Utara, mengurangi ancaman yang lebih luas yang ditimbulkan Korea Utara terhadap AS dan sekutu kami,” kata Austin.

Dalam foto yang merupakan tangkapan layar dari kanal televisi Korea Utara KRT pada 10 Oktober 2020, nampak Kim Jong Un memberikan pidato dalam parade militer untuk merayakan 75 tahun Partai Buruh di Pyongyang.
Dalam foto yang merupakan tangkapan layar dari kanal televisi Korea Utara KRT pada 10 Oktober 2020, nampak Kim Jong Un memberikan pidato dalam parade militer untuk merayakan 75 tahun Partai Buruh di Pyongyang. (KRT via AP)

Dia menambahkan, AS juga berkomitmen untuk meningkatkan kehidupan semua “rakyat Korea”. “Termasuk rakyat Korea Utara yang terus mengalami pelanggaran yang meluas dan sistematis di tangan pemerintah yang represif,” lanjut Austin.

Awal pekan ini adik Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, menegur pemerintahan Biden sambil mengecam latihan perang.

Latihan militer tersebut dianggap Korea Utara sebagai latihan invasi.

"Kami mengambil kesempatan ini untuk memperingatkan pemerintahan baru AS yang berusaha keras untuk menebar bubuk bau di tanah kami," kata Kim Yo Jong sebagaimana diberitakan KCNA.

"Jika dia (Biden) ingin tidur lelap selama empat tahun mendatang, lebih baik jangan menyebabkan bau,” sambung Kim Yo Jong.

Beberapa ahli berpendapat, Korea Utara akan meningkatkan uji coba misilnya sebagai taktik negosiasi.

Saat ini, AS tak segan-segan untuk berkomentar keras terhadap negara-negara yang dinilai memprovokasi perdamaian dunia. 

Amerika Serikat pun tampil di Laut China Selatan sebagai Polisi Dunia untuk mencegah terjadinya pelanggaran yang dilakukan China.

Sosok Jenderal Llyod Austin

Sosok J Austin III atau Lloyd Austin, sebelumnya resmi dikukuhkan oleh Senat Amerika Serikat (AS) sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) AS pada Jumat (22/1/2021).

Lloyd Austin menjadi pria kulit hitam pertama yang menduduki jabatan sebagai Menhan AS dan berkantor di Gedung Pentagon.

Melansir New York Times, dia mengisi posisi yang krusial di bawah kabinet Presiden AS Joe Biden.

Austin mendapat suara yang telak dari Senat AS, di mana 93 anggota Senat AS memilihnya untuk duduk di kursi Menhan AS, sedangkan dua suara menolaknya.

Lloyd Austin, pensiunan Jenderal Angkatan Darat yang dinominasikan sebagai menteri pertahanan Amerika Serikat. Jika Kongres menyetujuinya, dia bakal menjadi menteri pertahanan pertama dari kulit hitam.
Lloyd Austin, pensiunan Jenderal Angkatan Darat yang dinominasikan sebagai menteri pertahanan Amerika Serikat. Jika Kongres menyetujuinya, dia bakal menjadi menteri pertahanan pertama dari kulit hitam.(Getty Images via BBC Indonesia)
Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved