Breaking News:

Jurnalis Warga Ujung Tombak Pengabar Bencana, Tapi Perlu Perhatikan Ini!

Aliansi Jurnalis Independen Medan melaksanakan seminar virtual tentang Jurnalis Warga Ujung Tombak Pengabar Bencana pada Jumat (26/3).

Tangkapan Layar Akun Youtube AJI Indonesia
Fotografer jurnalis Oscar Motuloh dan jurnalis warga, Sarianto Sembiring, menjadi pembicara pada webinar Jurnalis Warga Ujung Tombak Pengabar Bencana, Jumat (26/3). 

MEDAN, TRIBUN-Aliansi Jurnalis Independen Medan melaksanakan seminar virtual tentang Jurnalis Warga Ujung Tombak Pengabar Bencana pada Jumat (26/3).

Fotografer senior Oscar Matuloh dan pengabar erupsi Gunung Sinabung, Sarianto Sembiring menjadi pembicara dalam webinar yang bekerja sama dengan Google News Initiative ini.

Oscar Motuloh mengatakan, kegiatan jurnalistik sekarang banyak dipengaruhi oleh sosial media yang sedang berkembang di masyarakat. Pemberitaan itu banyak muncul dari masyarakat. Akan tetapi harus tetap hati-hati dan perlu diperhatikan kebenarannya.

"Setiap orang berhak melaporkan setiap kejadian yang sedang terjadi, itu sangat membantu bagi orang lain tetapi harus memperhatikan unsur berita seperti what (apa), who (siapa), where (dimana), when (kapan), why (mengapa), how (bagaimana) dan juga memperhatikan keselamatan diri sendiri jika itu bencana alam," katanya.

Sarianto Sembiring menceritakan pengalamannya sebagai jurnalis warga yang selalu mengabarkan perkembangan gunung sinabung yang berada di tanah karo Sumatera Utara.

"Saya background-nya tidak ada dari jurnalistik. Kebetulan ladang saya berdekatan dengan Gunung Sinabung. Jadi mencoba memberitahu kepada publik bahwa terjadi erupsi. Awalnya itu dilakukan secara situasional," kata Sarianto.

Baginya ada kepuasan tersendiri bisa memberitahukan suatu kejadian kepada orang lain, sehingga bisa menentukan arah kemana harus pergi dan apa yang akan dilakukan.

Ia mengatakan, jurnalis warga perlu tanggap terhadap tanda-tanda alam, misalnya kalau gunung mau meletus, burung dan hewan yang berada dekat dengan gunung tersebut pasti akan berlarian. Nah disitulah bisa mengambil sikap untuk berlindung ke tempat yang lebih aman," katanya. (cr6)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved