Breaking News:

LAGI, Gunung Sinabung Erupsi dengan Ketinggian Kolom Abu 1000 Meter dari Puncak

Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, kembali mengalami peningkatan aktivitas yang cukup signifikan.

Nasrul / Tribun Medan
Visual erupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada Senin (15/3/2021). Pada Selasa (30/3/2021), Sinabung kembali mengeluarkan abu vulkanik setinggi 1000 meter. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, SIMPANGEMPAT - Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, kembali mengalami peningkatan aktivitas yang cukup signifikan.

Terbaru, gunung api tertinggi di Sumatera Utara ini kembali mengalami erupsi pada Selasa (30/3/2021).

Saat dikonfirmasi, petugas pengamat Gunung Sinabung Armen Putra membenarkan adanya erupsi ini. Dirinya mengatakan, pada erupsi kali ini Sinabung memuntahkan material berupa abu vulkanik setinggi kurang lebih 1000 meter di atas puncak gunung.

"Benar baru saja Gunung Sinabung kembali terjadi erupsi, dengan ketinggian kolom abu mencapai 1000 meter," ujar Armen.

Armen menjelaskan, pada aktivitas erupsi kali ini pihaknya mencatat terjadi sekira pukul 10.35 WIB. Dirinya mengatakan, secara visual pihaknya melihat kolom abu berwarna kelabu pekat yang membumbung tinggi ke atas ini condong mengarah ke arah timur dan tenggara.

"Untuk kolom abunya condong mengarah ke arah timur dan tenggara," ucapnya.

Dirinya mengatakan, dari erupsi ini pihaknya mencatat getaran dari dalam gunung yang terekam dari alat pendeteksi getaran atau seismogram dengan amplitudo maksimum 21 mm. Dengan durasi kurang lebih selama tiga menit 32 detik.

Amatan www.tribun-medan.com, kolom abu yang membumbung cukup tinggi ini sempat menjadi tontonan warga. Namun, kolom abu vulkanik ini tidak terlihat seluruhnya terlebih dari Kecamatan Kabanjahe. Pasalnya, di sekitar gunung tertutup kabut sehingga abu vulkanik ini terlihat samar-samar.

Diketahui sepekan terakhir ini, Sinabung tercatat mengalami erupsi hampir setiap hari. Bahkan, dalam satu hari Sinabung paling sedikit mengalami satu kali hingga dua kali erupsi.

Dengan kondisi ini, menunjukkan jika Sinabung menandakan masih mengalami peningkatan aktivitas secara fluktuatif. Sehingga, potensi untuk kembali terjadi erupsi dan awan panas masih cukup tinggi dapat dapat terjadi sewaktu-waktu.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved